AKBP Achiruddin Hasibuan Dicopot dari Jabatannya Setelah Dituduh Membiarkan Anaknya Menganiaya Korban

0
102
AKBP Achiruddin Hasibuan (baju hijau) setelah diperiksa Propam Polda Sumut terkait penganiayaan yang dilakukan anaknya, Aditya Hasibuan, terhadap seorang mahasiswa bernama Ke Admiral. (TRIBUN MEDAN/APRIANTO TAMBUNAN)
AKBP Achiruddin Hasibuan (baju hijau) setelah diperiksa Propam Polda Sumut terkait penganiayaan yang dilakukan anaknya, Aditya Hasibuan, terhadap seorang mahasiswa bernama Ke Admiral. (TRIBUN MEDAN/APRIANTO TAMBUNAN)

MEDAN, SUARAPERSADA.com – AKBP Achiruddin Hasibuan Dicopot dari Jabatannya karena Membiar Anaknya Menganiaya Orang Lain.

Kabid Propam Polda Sumut, Kombes Pol Dudung Adijono, mengungkapkan bahwa AKBP Achiruddin Hasibuan telah membiarkan anaknya, Aditya Hasibuan, melakukan penganiayaan terhadap Ken Admiral di depan matanya. AKBP Achiruddin Hasibuan bahkan melarang teman-teman korban untuk menghentikan tindakan Aditya terhadap Ken Admiral.

Menurut Dudung, Achiruddin mengaku membiarkan anaknya menganiaya Ken agar perkelahian keduanya bisa tuntas. “Saat kejadian itu disaksikan oleh orangtuanya. Dia (Aditya) dibiarkan untuk berkelahi supaya tuntas malam itu,” kata Dudung, dikutip dari TribunMedan.com, Rabu (26/4/2023).

Akibat tindakan tersebut, Achiruddin dicopot dari jabatannya sebagai Kabag Bin Opsnal Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut. Dudung mengatakan bahwa Achiruddin Hasibuan akan ditahan di tempat khusus untuk menjalani pemeriksaan karena telah terbukti melakukan pelanggaran kode etik.

Terkait senjata laras panjang yang digunakan AKBP Achiruddin untuk menodong teman-teman korban, Dudung mengatakan bahwa pihaknya masih menginvestigasi hal tersebut. “Nah ini masih kami dalami. Apakah ada senjata atau tidak kita belum tahu ya, masih kami dalami,” ujar Dudung.

Skenario AKBP Achiruddin Hasibuan

AKBP Achiruddin Hasibuan dituduh telah membuat skenario agar terlihat seolah-olah dia tidak terlibat dalam tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh Aditya Hasibuan terhadap Ken Admiral. Ibunda Ken Admiral, Elvi Indri Putri, mengungkapkan hal tersebut. Menurutnya, setelah kejadian, AKBP Achiruddin menyuruh Ken untuk masuk ke dalam rumahnya. “Tapi senjata tetap diarahkan kepadanya dari beberapa meter jauhnya,” ucap Elvi.

Setelah masuk ke dalam rumah, AKBP Achiruddin meminta seseorang untuk merekam saat dia seolah sedang menasihati Aditya dan Ken. “Saat masuk, Pak Achiruddin mengambil video, di situ terlihat Pak Achiruddin seolah menasihati anaknya (Aditya), dan menasihati anak saya (Ken Admiral), ‘ngapain berantem hanya karena begini’,” ungkapnya. Namun, menurut Elvi, hal itu berbeda dengan perlakuan AKBP Achiruddin kepada korban. Bahkan, Elvi melanjutkan, AKBP Achiruddin membiarkan korban terluka tanpa ada upaya memberikan pertolongan pertama.

“Kalau memang dia niat baik, tidak mungkin dia membiarkan anak saya lebih dari binatang dipijak-pijak di depan sana, dia diam saja,” lanjutnya

Sumber : Kompas.com

Tinggalkan Balasan