MEDAN, SUARAPERSADA.com-Petugas pengamanan Bandara Kuala Namu International Airport (KNIA) mengamankan ganja kering seberat 158 kilogram (Kg) ganja kering. Ganja yang ditemukan tersebut bercampur dalam kardus berisi makanan.
Kemasan daun ganja itu ditemukan petugas terminal cargo pengangkutan barang. Ganja itu dikemas dalam empat karung yang ditutupi dengan kue wajik (ketan), disusupi sindikat ganja melalui PT Pandu Siwi Sentosa.
Kapolres Deli Serdang AKBP Edy fariyadi di security bulding KNIA, mengatakan, ganja yang diduga berasal dari Aceh itu hendak dikirim menggunakan pesawat Lion Air, Kamis (27/08).
“Pesawat itu rencananya berangkat pukul 19.00 WIB. Dan berhasil di temukan petugas absec sebelum dikirim karena terdeteksi X-Ray,” katanya kepada wartawan.
Sementara itu informasi Kepala Keamanan Bandara Kuala Namu Kuswandi, menyebutkan, pada paket tersebut tertulis nama perusahaan ekspedisi PT Pandu Siwi Sentosa yang beralamat di Medan.
“Totalnya 158 kilogram, hendak dikirim melalui pesawat Lion Air JT 305 tujuan Jakarta pukul 19.00 WIB ini transit ke Pontianak Kalimantan. Ganjanya itu dicampur dengan kue wajik pulut, dikirim melalui perusahaan ekspedisi PT Pandu Siwi Sentosa yang beralamat di Medan,” ujar Kuswandi.
Pantauan suarapersada.com, barang haram tersebut telah diamankan pihak kepolisian Polres Deliserdang, untuk penyelidikan lebih lanjut.***(Win)





















































