MEDAN, SUARAPERSADA.com-Ratusan anggota Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Medan melakukan aksi demontrasi terhadap manajemen Hotel Soechi yang berada di Jalan Cirebon menyusul tindakan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak.
Dalam aksinya, massa SPSI Medan mengaku menuntut agar pihak perusahaan segera mencairkan uang pesangon, gaji sebulan (Maret, 2015), uang service dan ijazah 18 orang pekerja yang di-PHK.
“Kami dipecat bulan Maret lalu. Tetapi sampai sekarang gaji sebulan, uang service, uang pesangon dan ijazah saya belum diberikan, teman-teman yang lain juga sama seperti saya,” sebut Zulkarnaen, salah seorang pekerja yang dipecat, kepada wartawan.
Menurut dia, hingga saat ini ia belum menerima gaji sebesar 2,2 juta dan juga uang service sebesar Rp400 ribu.
“Saya disuruh untuk membuat surat pengunduran diri agar mereka mencairkan gaji saya, tetapi saya tidak mau. Soalnya saya tidak pernah mengundurkan diri dari perusahaan ini, tetapi saya dipecat,” tambah Zulkarnaen.
Namun sayangnya, aksi domonstrasi yang sudah kedua kali ini tidak menemui kesepakatan, pasalnya pimpinan perusahaan tidak berada di tempat. Para massa SPSI mengaku akan melakukan aksi kembali pada Selasa (13/10) mendatang.
Christian Panggabean, selaku mediator dari Disnaker Sumut mengaku telah mengeluarkan anjuran kepada kedua belah pihak untuk duduk bersama dan membicarakan hal tersebut. Dalam surat anjuran itu, Christian mengaku telah meminta pihak perusahaan agar segera memberikan apa yang menjadi hak para pekerja.
“Kami dari bagian mediator (Disnaker Sumut, Red) dalam hal ini, kita telah memberikan surat anjuran kepada kedua belah pihak. Dalam surat anjuran itu, kita meminta pihak perusahaan untuk segera memenuhi hak para pekerja. Tapi sampai saat ini mereka belum memenuhi hak para pekerja,” sebutnya yang juga turut hadir pada saat itu.
Sementara, aksi yang berlangsung sekira 3 jam itu terlihat mendapat pengawasan ketat dari petugas kepolisian.
“Kita ditugaskan untuk melakukan pengamanan dalam rangka unjuk rasa ini. Kita menurunkan 110 personil yang terdapat dari Brimob Poldasu dan Sabhara Polresta Medan,” kata AKP T Niari Sinaga, Wakapolsek Medan Kota yang ditunjuk oleh Polresta Medan sebagai Kepala Operasional.***(Win)























































