Pemko Pekanbaru Peringati Hardiknas 2026, Agung Nugroho : Kita Wujudkan Pekanbaru Zero Anak Putus Sekolah

0
0

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com– Pemerintah Kota Pekanbaru menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026, di Lapangan Kantor Mal Pelayanan Pekanbaru (MPP) Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Senin 4 Mri 2026.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho bertindak sebagai inspektur upacara yang diikuti oleh unsur Forkopimda dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kota Pekanbaru, jajaran pegawai pemerintah daerah, para guru, serta ribuan siswa/i dari berbagai sekolah Tingkat TK,SD dan SMP di Pekanbaru.

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa pendidikan merupakan proses yang dijalankan dengan tulus, penuh kasih sayang, serta bertujuan untuk ‘memanusiakan manusia’.

Menurutnya, sesuai amanat UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa, membentuk karakter, serta membangun peradaban. Pendidikan diharapkan mampu melahirkan insan yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, mandiri dan bertanggung jawab.

“Pendidikan menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan berdaya saing”.

Lanjut Agung Nugroho, untuk mencapai tujuan tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam sebagai program prioritas. Sejumlah kebijakan strategis telah dijalankan. Pertama, pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran guna menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan modern.

“Penguatan pendidikan karakter melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan inklusif. Upaya ini juga mencakup pencegahan perundungan dan kekerasan di sekolah, serta penerapan berbagai program pembiasaan positif bagi siswa”.

Selain itu, tes Kemampuan Akademik (TKA) digunakan sebagai alat evaluasi untuk meningkatkan mutu pendidikan. Pemerataan akses pendidikan melalui berbagai layanan seperti sekolah satu atap, pendidikan jarak jauh, sekolah terbuka, serta pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak dapat dicapai oleh pemerintah semata. Namun dibutuhkan kolaborasi antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan media untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang kuat.

Usai Upacara, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menjelaskan, dalam meningkatkan mutu pendidikan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah melakukan berbagai kebijakan. Selain menjalanlan program Pemerintah pusat, Pemko Pekanbaru sudah mengalokasikan anggaran bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa yang tidak mampu.

“Kita sudah anggarkan, jadi sekolah betul-betul tidak boleh ada yang membebankan biaya terkait anak-anak yang tidak mampu. Hal tersebut sesuai dengan program Zero anak putus sekolah yang sudah kita jalankan,” kata Agung Nugroho.

Pada Sistim Penerimaan Murid Baru (SPMB) mendatang, Pemko Pekanbaru akan membuka pendaftaran khusus bagi orang tua siswa yang tidak mampu. “Kita akan memberikan keringanan, jadi sekolah benar-benar gratis,” tegas Agung.

Lanjut Agung, Pemko Pekanbaru telah menambah bantuan beasiswa pendidikan bagi para siswa, serta meningkatkan kesejahteraan guru dengan menaikkan gaji maupun insentif. Langkah ini perlu dilakukan sebagai motivasi bagi para tenaga pendidik di Kota Pekanbaru. Dengan demikian diharapkan kualitas dan mutu pendidikan akan semakin membaik.

Menurut Agung, program ini sebagai langkah nyata Pemko Pekanbaru dalam mendukung program Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto, terang nya.

“Kita mengucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional bagi para insan-insah pendidikan yang ada di Kota Pekanbaru. Kita doakan semoga Pemko Pekanbaru bisa lebih banyak memberikan fasilitas untuk menunjang dunia pendidikan,” harap nya. (jsR).

Tinggalkan Balasan