PEKANBARU, SUARAPERSADA.com- Progres pada pembangunan Gedung unit Sekolah Baru (USB) SMPN 50 dan 51 Kota Pekanbaru hingga minggu ke 3 bulan September 2024 sudah mencapai 55 persen. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan kota Pekanbaru, melalui Kepala Bidang (Kabid) Sapras Disdik Pekanbaru, Multiferi,MT kepada awak media di kantornya, Selasa (26/9/2023).
“Pengerjaan proyek pembangunan gedung Unit Sekolah Baru (USB) ditargetkan akan rampung tepat waktu sehingga pada awal tahun 2024 sudah bisa digunakan untuk proses belajar mengajar,” kata Multiferi.
Lebih lanjut, kata Kabid Sarana Prasarana Disdik Pekanbaru ini, berdasar laporan dari konsultan pengawas serta pantauan kami dilapangan, bahwa progres pembangunan SMPN 50 yang berlokasi di Damai Langgeng sudah mencapai 55 persen plus 10 persen dari time shedule. Sementara untuk USB SMPN 51 yang berlokasi di Kelurahan Meranti Pandak sudah mencapai 30 persen plus 2 persen dari time shedule, urai Multiferi.
” Kita menargetkan pembangunan 2 USB tersebut akan rampung sesuai masa kontrak kerja yakni 180 hk atau enam bulan. Antara lain USB SMPN 50 terhitung mulai 10 Juli 2023 dan SMPN 51 terhitung mulai 20 Juli 2023, terang nya.
Ditanya terkait pengadaan mobilaer. Menurut Multiferi, untuk pengadaan meja kursi atau mobilaer tahun ini belum dianggarkan. Tetapi dianggarkan pada tahun 2024 dan direncanakan mobilaer sudah selesai pada bulan Maret tahun 2023, ucapnya.
Kembali ditanya, besar anggaran untuk pengadaan Mobilaer. Dikatakan Multiferi, adapun besar anggaran untuk mobilaer sekitar Rp 2,5 sampai 3 Miliar termasuk untuk RKB di 5 sekolah yang sedang dibangun saat ini. “Secara keseluruhan pemerintah kota pekanbaru telah menggelontor APBD tahun 2023 untuk pembangunan USB dan RKB serta Mobilaer sekitar Rp 25 miliar,” terang nya.
Ia berharap, seluruh pekerjaan selesai tepat waktu, agar para siswa kedua sekolah tersebut yang saat ini masih menumpang di sekolah terdekat. Adanya pembangunan Gedung SMPN 50 dan 51 Pekanbaru ini, sebagai kesempatan bagi warga sekitar dapat mendaftarkan anaknya-anaknya mengampu pendidikan ke sekolah negeri.
Karena pemerataan akses pendidikan masuk dalam program prioritas Pemko Pekannaru, untuk membangun Sumber Daya Manusia yang unggul, pungkasnya.(jsR).






















































