Fahmil SE ME : Kadisdik Kampar Jadikan Kritikan Untuk Perbaikan Jangan Arogan

0
222
Wakil Ketua DPRD Kampar, Fahmi, SE

YgBANGKINANG, SUARAPERSADA. com– Wakil Ketua DPRD Kampar, Fahmil, SE ME meminta kepada siapapun pemimpin di negeri ini jangan arogan dan elergi ketika ada informasi atau kritikan kepada instansi yang dipimpin nya. Walaupun banyak LSM, Wartawan atau siapapun datang, apalagi menanyakan hal yang  diduga melakukan pungli oleh bawahanya atau hal-hal lain yang menyalahi aturan. “Jadikan kritikan menjadi sebuah awal untuk perbaikan, sebut Fahmil, Rabu (11/8/2021).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ((PKS) ini menegaskan, jika ada dugaan atau informasi  bahwa bawahan di lingkungan kerjanya melakukan kesalahan, panggil yang bersangkutan untuk klarifikasi dan evaluasi,ujarnya..

Lagi kata Fahmil, seorang pimpinan tentunya harus bertanggung jawab terhadap bawahannya. Telusuri kebenaran informasi tersebut. Janganlah pula malah menyuruh sumber informasi, misalnya LSM atau Wartawan untuk menarik orang yang diduga melakukan kesalahan.

“Segera panggil dan beri pemahaman dan nasehati, bila perlu beri surat peringatan. Sehingga, hal-hal  yang melanggar aturan harus  di hentikan,” terang nya.

Ia berharap kepada semua pejabat di Kampar ini jangan alergi ketika ada kritikan atau sentilan. Jangan emosi saat menerima informasi. Bahkan seharusnya berterima kasih kalau ada informasi yang di berikan oleh pihak manapun. Karena dengan adanya informasi tersebut kita bisa memperbaiki negeri ini untuk lebih baik, ucapnya.

“Saat ini kita tengah diterpa  musibah pandemi Covid-19 yang menyebabkan perekonomian memburuk. Kita tengah berupaya dalam pemulihan  kondisi ekonomi masyarakat. Itu yang lebih penting dari pada meradang dan emosi. Semua harus terlibat. “Basamo mambolo nagoghi”pungkasnya .

Pernyataan atau sindiran dari Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini  muncul untuk menyikapi pernyataan dari Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kampar, Muhammad Yasir pada pemberitaan media ini, terkait dugaan pungli atas penjualan buku Lembaran Kerja Siswa (LKS) oleh beberapa sekolah di Kabupaten Kampar!
**(Hamdani)

Tinggalkan Balasan