Asap Hitam Dari Cerobong PKS PT PAA Simpang Bangko Duri Ancam Lingkungan Dan Kesehatan Warga

0
1393
Kondisi Udara Akibatnya Semburan Asap Hitam Dari PKS PT. PAA

SIMPANG BANGKO, DURI, SUARAPERSADA.com – Asap hitam dari Cerobong Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT Pelita Agung Agrindustri (PAA) di Simpang Bangko, Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau, diresahkan karena dapat berdampak bagi kesehatan Warga sekitar perusahaan.

Kenapa demikian, karena Cerobong pabrik perusahaan PT PAA kerab  menyemburkan asap hitam yang cukup pekat membumbung ke udara ambien yang kemudian diduga debu berwarna kehitaman turun kebawah mewarnai atap rumah warga dan lingkungan sekitar.

“Fenomena ini hampir sering terjadi pak. Bukan hal yang baru lagi soal asap   hitam dari perusahaan itu bahkan menjadi tontonan warga disini. Kami melihat kalau pihak perusahaan seakan  tidak perduli dengan dampak yang timbul baik soal kelestarian lingkungan hidup maupun dampak kesehatan bagi warga disini”, ujar salah seorang warga simpang Bangko yang enggan disebut jati dirinya, Selasa (10/8-2021).

Sumber menjelaskan, para warga sekitar perusahaan khususnya jalan lintas umum di wilayah Simpang Bangko, Desa Bumbung, Mandau Duri, Kabupaten Bengkalis, sebenarnya sudah gerah dengan sikap perusahaan (PAA) yang mereka anggap tidak ramah lingkungan namun warga tidak bersedia menyuarakan, cetusnya.

“Bisa saja karena dampak asap hitam dari pabrik sawit PT PAA membuat atap rumah warga disini atau simpang Bangko seakan berdebu hitam”, ungkap sumber itu sembari menunjuk rekaman debu hitam yang dicoleknya tampak menempel di salah satu media rumah setempat.

Sebenarnya kata sumber ini lagi, perihal keresahan warga terkait dampak asap hitam dan dugaan adanya pencemaran limbah dari perusahaan PAA sudah acap kali dipublikasi media bahkan sejumlah warga melalui kepercayaan mereka lanjut sumber ini menyebut sudah pernah membuat pengaduan ke pihak Instansi terkait soal fenomena asap hitam dan limbah namun tidak tahu kemana ujung pangkal soal laporan pengaduan tersebut.

Ditempat terpisah, salah seorang pemerhati lingkungan hidup di Simpang Bangko Desa Bumbung, Mandau, Duri, Edy Frans Pardede SH MH, saat dihubungi media ini  soal keluhan warga di Simpang Bangko atas fenomena asap hitam dari Cerobong pabrik PKS PT PAA yang kerap mengepul menyembur mencemari udara ambien dibenarkan Edy Frans.

“Inilah yang kita tunggu-tunggu dari pihak kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, apa tindakan administrasi yang dilakukan oleh KLHK terhadap PT PAA atas laporan kami”, ujar Edy Frans Pardede SH MH.

Diakui Edy Frans Pardede, bahwa dirinya prihatin atas fenomena asap hitam dari Cerobong pabrik perusahaan yang berpotensi pada kondisi kesehatan warga sekitar perusahaan maupun di wilayah jalan umum simpang Bangko karena dapat berdampak buruk pada kesehatan manusia.

“Secara spesifik saya belum tahu percis tindakan atau Sanki seperti apa yang akan dilakukan pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI kepada PT PAA”, ungkap Edy Frans mengulangi sembari menyebut sebelum ada reaksi dan tindakan tegas dari Kemen LHK RI kepada perusahaan maka soal asap hitam dan persoalan lingkungan lainnya yang mengganggu kenyamanan warga akan terus berkepanjangan dirasakan warga.

Sementara itu, Humas PT Pelita Agung Agrindustri Simpang Bangko, Saiful. yang konfirmasi terkait keluhan sejumlah warga soal asap hitam dari pabrik perusahaan yang berpotensi dan berdampak terhadap lingkungan hidup dan  kesehatan warga  simpang Bangko, Mandau Duri.
Namun hingga berita ini kembali diangkat, Saiful tidak berkenan merespon alias tidak mau menanggapi walau Saiful sudah membaca konfirmasi singkat  yang di kirim lewat nomor WhatsAppnya. ** (Tambunan)

Tinggalkan Balasan