PEKANBARU, SUARAPERSADA. com– Hingga hari Jumat (9/7/2021) merupakan hari ke lima proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2021/2022 di SD Negeri 179 yang berlokasi di Jalan Damai Kelurahan Palas Kecamatan Rumbai Pekanbaru berjalan Aman dan lancar. Hal tersebut disampaikan Kasek SDN 179 Pekanbaru, Sartina, S Hum saat disambangi media ini diruang kerjanya, Jumat (9/7/2021).
Dikatakan Sartina, dalam proses PPDB pihaknya berpedoman kepada petunjuk teknis yang diatur dalam Permendikbud nomor 1 serta Peraturan Walikota (Perwako) Pekanbaru tentang PPDB. Terutama daya tampung yang berjumlah 28 orang setiap rombel atau kelas. Untuk tahun ini, daya tampung SDN 179 hanya tiga rombel dengan jumlah peserta didik sebanyak 84 orang.
Diuraikan Sartina, pada hari pertama PPDB pihaknya sudah membagikan 170 nomor antri pendaftaran dan pada hari itu juga pendaftar sudah berjumlah 50 orang calon peserta didik dan dihari kedua bertambah menjadi 143 orang. Dan hingga hari kelima ini dari 170 nomor antri yang tersebar, formulir yang sudah masuk berjumlah 150, urainya.
Dikatakan Sartina, setiap harinya kami melakukan jurnal atau seleksi terhadap formulir yang masuk. Mulai dari kelengkapan administrasi berupa, KK, Akte lahir serta usia calon peserta didik. Dan untuk hasil jurnal sementara, calon peserta didik yang mendaftar dengan usia 8,3 tahun dan terendah 6,7 tahun, sebutnya.
Ditanya, upaya yang dilakukan melihat banyaknya calon peserta didik yang mendaftaar, sementara daya tampung hanya 84 peserta didik. Dikatakan Sartina, pihaknya tetap berpedoman dengan peraturan yang ada. Artinya, Daya tampung SDN 179 hanya tiga Rombel dengan jumlah siswa sebanyak 84 orang, kecuali ada kebijakan baru dari pemerintah, ujarnya.
Diakuinya, populasi pertumbuhan penduduk di wilayah sekolahnya sangat pesat, sementara sekolah negeri hanya satu dengan daya tampung sangat terbatas. “Saya selalu berpesan kepada orang tua calon peserta didik yang mendaftar agar jangan terlalu memaksakan diri untuk masuk sekolah negeri. Karena di Kelurahan Palas terdapat sekolah swasta yang berpredikat baik, ” terangnya.
Ditempat terpisah, Herlina orang tua calon peserta didik di SDN 179, meminta kepada pemerintah agar menambah daya tampung siswa per-rombel. Minimal sama dengan tahun lalu sebanyak 36 siswa per-kelas. “Kami sangat khawatir, anak kami tidak diterima di SDN 179, karena selain sudah memasuki usia wajib belajar. Kalau masuk sekolah swasta, kami tidak memiliki biaya, apalagi di masa pandemi COVID-19 sekarang ini. Maka kami meminta kepada pemerintah agar data tampung di tambah,” harapnya. (jsR)

















































