DUMAI, SUARAPERSADA.com – Tim BNN dan Bea Cukai Kkta Dumai kembali menggerebek dan meringkus empat orang yang diduga kurir narkotika jenis sabu dan ekstasi. Drama penggerebekan tersebut tampak pada video amatir yang di rekam oleh warga yang menyaksikan langsung kronologis penangkapan para pelaku di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) di halaman salah satu swalayan di Jalan Gatot Subroto, Bukit Timah, Kota Dumai, Provinsi Riau, Senin (17/2) sekitar pukul 20.30 WIB.
Kepala Seksi (Kasi) Layanan Informasi Bea Cukai Dumai, Gatot Kuncoro, Selasa (18/2) sore dalam rilisnya kepada media ini, membenarkan adanya penangkapan empat orang diduga pelaku. Penangkapan dilakukan oleh Tim BNN dan Bea Cukai Dumai, Senin (17/2) sekitar pukul 20.30 malam
di halaman salah satu Swalayan di Jl. Gatot Subroto Bukit Timah Kota Dumai Provinsi Riau, terangnya.
Menurut Kuncoro, saat penindakan, Tim BNN dan Bea Cumai berhasil mengamankan barang bukti (bb) berupa 10 bungkus narkotika jenis sabu (Methamphetamine) setara 10 kilogram dibungkus dalam kemasan teh Cina warna hijau.
Selain Sabu, tim Bea Cukai Dumai juga turut menyita barang bukti enam bungkus Pil Ekstasi (Methylenedioxy methampetamine/MDMA) dengan isi perbungkus sebanyak 5.000 butir, sehingga total Pil Ekstasi tersebut berjumlah 30.000 butir, urai Kuncoro.
Lagi kata Kuncoro, selain barang bukti jenis Sabu dan ekstasi, Petugas juga mengamankan dan menyita mobil Avanza warna Silver dan mobil Honda Brio warna Merah yang digunakan pelaku.
Menurut Gatot Kuncoro, barang haram tersebut diduga berasal dari Malaysia yang dikirim melalui Pulau Rupat Bengkalis dengan tujuan akhir diduga kearah Medan Sumatera Utara, ujarnya.
Adalun empat orang yang diduga pelaku yang diamankan, antara lain, RI, RA, PU dan HE semuanya laki-laki beserta barang bukti diserahkan ke tim BNN untuk proses tindak lanjut penindakan. Informasi berkembang, salah seorang pelaku adalah oknum polisi aktif.
Gatot Kuncoro menambahkan, keberhasilan dalam penindakan oleh pihaknya tidak lepas dari kepedulian masyarakat yang memberikan Informasi. Dan petugas langsung menindaklanjuti dengan analisa data dan informasi secara bersama-sama dengan Tim BNN dan Tim Bea Cukai Dumai, ungkap Gatot. ** (Tambunan)
























































