PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Terkait rencana kedatangan Presiden RI Bapak Joko Widodo ke Kab. Rokan Hulu Provinsi Riau (7/3) mendatang, mendapat dukungan penuh serta respon positif dari Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Riau Kepri.
Oloan Ritonga selaku Ketua PKC PMII Riau Kepri mengatakan banyak kerja nyata yang telah dilakukan Presiden Joko Widodo yang berdampak langsung ke masyarakat, tetapi khusus nya di Riau masih terdapat beberapa permasalahan ingin disampaikan langsung kepada Presiden Joko Widodo.
“Kami PKC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, Riau Kepri akan menyampaikan permasalahan yang ada di Riau ini secara langsung kepada Presiden,” ujar Oloan Ritonga pada releasenya, Jumat (2/3).ederet permasalahan terebut sebagaimana diungkapkan Oloan Ritonga adalah :
- Permasalahan tata ruang wilayah RT/RW.
- Permasalahan Lahan perkebunan kelapa sawit.
- Beberapa Kasus korupsi yang belum diselesaikan oleh pihak Kepolisian dan kejaksaan.
- Permasalahan Limbah dan Pembakaran hutan.
Alasan PMII Riau Kepri ingin menyampaikan langsung kepada Presiden Joko Widodo adalah karena Pemerintah dan DPRD provinsi Riau tidak kunjung mengesahkan Perda tentang RT/RW, yang akan berdampak kepada investasi dan perekonomian provinsi Riau.
Alasan selanjutnya masih banyak Perusahaan yang menggarap tanah adat milik masyarakat yang digunakan untuk lahan perkebunan kelapa sawit serta terdapat indikasi yang mengatas namakan Koperasi yang beranggotakan masyarakat, tetapi pada prakteknya itu untuk kepentingan pribadi.
“Semisal, koperasi yang terdapat di Tambusai Utara Kab.Rokan Hulu. Serta kasus korupsi yang belum diselesaikan Kejati Riau dan sangat saat ini menyita perhatian masyarakat adalah dugaan korupsi Dana Bantuan Tak Terduga (BTT) Kabupaten Pelalawan,” ungkapnya.
“Saya sudah mengintruksikan kepada seluruh Pengurus Cabang Se Prov Riau turun aksi kejalan guna menyampaikan aspirasi dengan harapan Presiden Joko Widodo dapat memperhatikan permasalahan yang ada di Prov Riau,” pungkasnya.**(rls/mora)

















































