SERDANG BEDAGAI, SUARAPERSADA.com – Rapat formasi dilakukan dengan agenda refleksi perjalanan formasi dalam mendorong percepatan Reformasi Birokrasi (RB-red) sebagaimana MoU yang telah ditandatangani bersama Bupati Sergai tahun lalu.
Rapat ini dihadiri oleh tim staring comite (SC) dan Anggota Formasi-RB, Hawari Hasibuan,SH, Rabu (17/1).
Hawari selaku koordinator formasi-RB saat di konfirmasi oleh awak media mengatakan bahwa adapun focus issue yang dibahas terkait dengan Peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor-sektor pelayanan dasar, dimana formasi menilai peningkatan kualitas tersebut belum menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Menurutnya, hal ini ditandai dengan hasil SKM 2017 yang belum terlalu memuaskan, selain itu terkait implementasi UU Desa juga belum tersosialisasi dengan baik kepada aparatur pemerintahan desa apalagi kepada masyarakat.
“Sehingga perubahan signifikan atas peningkatan kualitas pelayanan publik desa juga belum terlihat, untuk itu formasi dalam resolusinya ditahun 2018 tetap akan menitik beratkan pada isu penanggulangan kemiskinan, isu desa dan publik service dengan memberikan masukan dan analisis kritis kepada pemerintah kabupaten terkait hal tersebut diatas berbasis riset dan hasil monitoring yang didesain secara partisipatif,” ujar Hawari.
Hawari Hasibuan, SH menambahkan bahwa formasi akan terus berkoordinasi dengan OPD yang memiliki relevansi dengan isu-isu di atas untuk mensinergikan program dan kegiatan yang dapat menyumbang percepatan perubahan kearah yg lebih baik, pungkasnya.**(RONI)























































Quality articles is the main to be a focus for the users
to pay a quick visit the web site, that’s what this
site is providing.
You really make it seem really easy with your presentation however I find
this topic to be actually one thing which I feel I’d never understand.
It kind of feels too complex and very huge for me. I am looking forward on your subsequent publish, I’ll
attempt to get the hold of it!