Berhasil Terapkan 8 Standar Pendidikan, SMP N 6 Pekanbaru Ditunjuk Sebagai Sekolah Model 2017

0
1588

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Propinsi Riau menunjuk SMP Negeri 6 Pekanbaru menjadi salah satu sekolah model tingkat menengah di Pekanbaru Riau untuk tahun 2017.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Pekanbaru, Zamhuri, S Pd, akhir pekan lalu diruang kerjanya, Minggu lalu.

Dijelaskan Zamhuri, dengan ditetapkannya SMP N 6 Pekanbaru sebagai sekolah model, pihaknya berkewajiban untuk meningkatkan sarana prasarana yang belum lengkap, meningkatkan prestasi akademik maupun non akademik, juga peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) para guru dan kegiatan pengembangan diri dan lain-lain, sebagaimana yang ditetapkan pada delapan standar Pendidikan oleh Pemerintah, sebutnya.

Menurut Zamhuri, sekolah model adalah sekolah berbasis standar nasional pendidikan, yang mencakup 8 standar nasional pendidikan. Yakni, standar kompetensi lulusan, standar proses, standar isi, standar penilaian, standar PTK, standar pengelolaan, standar pembiayaan, standar sarpras.

Sekolah model adalah sekolah yang ditetapkan dan dibina oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) untuk menjadi sekolah acuan bagi sekolah lain di sekitarnya dalam penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri.

Sekolah model menerapkan seluruh siklus penjaminan mutu pendidikan secara sistemik, holistik, dan berkelanjutan, sehingga budaya mutu tumbuh dan berkembang secara mandiri. SMPN 6 saat ini menjadi sekolah percontohan dan membina lima sekolah di Pekanbaru yang disebut sebagai sekolah imbas, kata Zamhuri.

Dia berharap dapat menjadi sebagai sekolah percontohan yang ada di Pekanbaru dan dapat membina sekolah sekolah yang ada di bawah binaan dengan baik, sehingga prestasi yang dicapaipun dapat ditularkan pada kelima sekolah tersebut, kata Zamhuri.

Ditanya, kendala yang dihadapi dalam menjalankan program sekolah model. Menurut Zamhuri, Kendala saat ini adalah belum terpenuhinya PTK, artinya masih ada beberapa guru yang belum mengusai IT. Untuk itu pihaknya tengah melakukan pelatihan secara internal dengan meminta panduan dari pengawas, terangnya.

Selain itu kat Zamhuri, pihaknya juga telah melakukan pendekatan kepada orang tua siswa agar benar benar bekerjasama dengan pihak sekolah dalam mewujudkan delapan strandar pendidikan untuk menuju sekolah rujukan, ujarnya.

Ditambahkan Zamhuri lagi, melihat kondisi sekolah SMP Negeri 6 saat ini, yang juga sudah menjadi sekolah Adiwiyata tingkat provinsi Riau, akan mampu mengemban tanggung jawab dan kewajiban sebagai sekolah model. Dan optimis akan mampu meraih predikat sebagai sekolah rujukan, tutupnya.**(Jsn)

Tinggalkan Balasan