Plt Sekdakab Minta Kejadian Pembentakan Terhadap Wabup Jagan Terulang Kembali

0
474

BAGANSIAPIAPI, SUARAPERSADA.com – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir meminta kepada seluruh Honorer mapun Pegawai Negeri Rumah Sakit Umum ( RSUD ) Pratomo Bagansiapiapai, agar kejadian pembentakan terhadap Wakil Bupati ( Wabup ) Erianda SE, jagan sampai terulang kembali.

Hal tersebut dikatakan Plt Sekda Drs H. Surya Arfan MS,i saat memimpin apel di halaman RSUD Pratomo, Jum’at ( 6/2 ) di Bagansiapiapi. Surya meminta kepada petugas Rumah Sakit Umum Dr Pratomo supaya kejadian yang memalukan ini jagan sampai terjadi kembali, “anggap saja kejadian ini sebagai contoh, agar tidak lagi terjadi pembentakan terhadap wakil Bupati maupun terhadap masyarakat keci,” katanya.

“Rumah sakit RSUD Pratomo Bagansiapiapai jarang di kunjunggi masyarakat, bahkan masyarakat lebih cendrung suka kepukesmas-pukesmas, serta Rumah Sakit Swasta. Kenapa masyarakat jauh-jauh untuk berobat di Rumah sakit Umum Dr Protomo Bagansiapiapi tidak pernah dilayani dan tidak ada tindakan, bahkan petugas rumah sakit berjam-jam duduk ngongkrong pasien di biarkan, entah mana perawat dan doktor,” imbuh Surya Afran.

Lanjut Surya, kenapa masyarakat lebih suka berobat ke rumah sakit Sawasta, karena mereka lebih enak, dan pelayanan disana lebih bagus. Ini ‘ngak, perawat dan dokter banyak di RSUD Pratomo Bagansiapiapi tetapi tidak tentu tugas pokonya. Sehingga masyarakat yang inggin berobat tidak pernah terlayani dengan baik,” tandasnya.

Saya minta kepada seluruh petugas rumah sakit umum Dr Pratomo ini studi banding ke rumah sakit Santa Maria, bagai mana rumah sakit itu melayani pasiennya. Mereka tidak pernah terlebih dahulu meminta uang, yang terpenting penanganan pasien yang di utamakan, masalah administrasi kebelakangan.

Bahkan, mantan plt sekda lama H. M Job Kurniawan menayakan, “kemana perawat dan doktornya, sehingga tidak pernah tersentuh, Itu sudah keterlaluan,” terang Surya.

Di dalam satu bulan, kita melhat setuasi di rumah sakit umum Bagansiapiapi, kalau juga perawat dan doktor melakukan hal seperti ini, akan kita tindak tegaskan,” pungkasnya. (jarmain)

Tinggalkan Balasan