PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – “Kami hadir dan Ikut berkompetisi sebagai Calon Walikota Pekanbaru, bukan menncari kekuasaan, tetapi dengan niat tulus ingin memberikan kenyamanan bagi masyatakat kota Pekanbaru,” demikian ditegaskan Calon Walikota Pekanbaru, Dr.Syahril S.Pd, MM, kepada Media ini di Posko Pemenangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru nomor Urut 1, Syahril-Said Zohrin, Jalan A.Yani II Pekanbaru, Senin (16/1).
Dengan gaya khasnya, Lembut dan santun, Dr.Syahril menjelaskan, kedepan di Kota Pekanbaru tidak ada istilah daerah pinggiran. Istilah daerah pinggiran sangatlah tidak relevan, karena seolah-olah telah terjadi pengkotak-kotakan. Untuk itu, kami hadir dan insyaallah menjadi Walikota dan Wakil Walikota, yang akan melaksanakan pembangunan secara merata di seluruh wilayah kota Pekanbaru. Hal tersebut sesuai dengan motto SASA “Mantap di kita senang di hati masyarakat,” terangnya.
Menurut Syahril, Pekanbaru sebagai kota besar dan Ibu kota Provinsi Riau, harus mampu menunjukkan jati dirinya. Contoh yang paling sederhana, ketika masuk ke perbatasan kota Pekanbaru, seperti kawasan Rindu Sempadan, seharusnya kita sudah tahu, bahwa kita sudah di Pekanbaru.
“Kalau sekarang ini, kita mengetahui sudah memasuki kota Pekanbaru setelah sampai di Rumbai atau kawasan Universitas Lancang Kuning. Untuk itu, jika kami terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru, seluruh daerah perbatasan akan dikemas menjadi sebuah kawasan yang maju dan modern,” sebutnya.
Lagi kata Syahril, upaya peningkatan perekonomian masyarakat merupakan hal yang paling utama.program yang akan kita lakukan harus benar-benar menyentuh dan berhungan langsung dengan masyarakat. Selanjutnya pelaku usaha harus diberikan pendidikan untuk meningkatkan SDM yang desesuaikan dengan bidang usahanya. Dengan demikian mereka benar benar mahir dalam menjalankan usahanya.
Ditambahkannya, Bidang pendidikan, merupakan hal yang paling utama, ‘Saya maju sebagai Walikota dengan latar belakan sebagai pendidik atau guru”, yang tentunya sudah memiliki formula, bagaimana cara untuk meningkatkan mutu pendidikan di kota Pekanbaru.
“Jadi terkait pendidikan tidak perlu diragukan. Yang pasti, yang kaya dan Miskin sama haknya dalam mendapatkan pelayanan pendidikan,” tutupnya.(jsn)




















































