MEDAN, SUARAPERSADA.com – Kapolda Sumut, Irjen Pol Raden Budi Winarso menyerahterimakan jabatan Direktur Reskrimum Polda Sumut dari Kombes Pol Dono Indarto kepada Kombes Pol Nur Fallah di Aula Tribrata Polda Sumut, Jumat (12/08).
“Segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, lakukan inventarisasi dan petakan permasalahan pada Dit Reskrimum, terutama tentang penanganan kasus begal dan premanisme yang angkanya cukup tinggi di wilayah Sumatera Utara,” ujar Raden Budi Winarso dalam amanatnya yang diterima suarapersada.com.
Budi juga berharap agar kasus yang menjadi sorotan publik yakni politisi Partai Demokrat, Ramadhan Pohan dan Bupati Madina Dahlan Nasution ditangani dengan profesional.
Sebagaimana arahan Commander Wish Kapolri di era demokratisasi dan globalisasi ini. Publik trust harus terus dibangun, karena apabila Polri tidak dipercaya masyarakat, maka kewenangan Polri akan terus direduksi/restrukturisasi.
Menurutnya, para perwira harus bekerja sesuai arahan Kapolri di era demokratisasi dan globalisasi. Kepercayaan publik harus terus dibangun agar nama baik Polri tereduksi sehingga tetap dipercaya masyarakat.
Tak lupa, Kapolda Sumut juga mengucapkan selamat datang kepada Kombes Nur Fallah, sebagai Direktur Reskrimum Polda Sumut yang baru dan mengucapkan terimakasih kepada Dono.**Win





















































