PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Pembangunan Mushalla SMP 7 Pekanbaru terpaksa dihentikan sementara akibat kekurangan biaya. Hal tersebut disampaikan Kepala Sekolah SMPN 7 Pekanbaru Dra.Hj.Rima Pepitra saat disambangi di ruang kerjanya, Kamis(29/1).
Diuraikan Rima, mengingat hingga saat ini SMPN 7 belum.memiliki musholla, sehingga tahun 2014 lalu, berdasarkan hasil mufakat dewan guru dan orang tua siswa mak dibangunlah Mushalla dengan sistim swadaya. “Namun dana yang terkumpul sangat jauh dari harapan,” paparnya.
Diakui Rima pihaknya pernah mengajukan profosal minta bantuan dana keberbagai pihak, termasuk Pemko Pekanbaru melalui Disdik Pekanbaru. “Dari sekian banyak profosal menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi Riau, melalui DPRD Riau. Tapi dana tersebut hanya cukup untuk. Pembangunan pondasi,” imbuhya.
Lagi kata Rima, pihaknya telah melaporkan kondisi Mushalla tersebut ke Dinas Pendidikan kota Pekanbaru.Namun sampai setakat ini belum ada realisasi.
Menurutnya, pembangunan Mushalla sekolah ini sangatlah mendesak, karena tidak ada sarana ibadah dan pembinaan rohani bagi siswa disekolah. Saat ini siswa melaksanakan sholat berjamaah maupun pembinaan rohani dilakukan diruangan kelas yang dijadikan ruang multi fungsi.
Rima meminta perhatian Pemko Pekanbaru agar dapat membantu biaya pembagunan Muahalla SMP 7 ini, harapnya.
Pantauan di lokasi SMN 10 Pekanbaru tampak sarana prasarana sekolah tersebut masih kurang. Selain pembangunan Mushalla yang terbengkalai, sekolah ini juga belum memiliki perpustakaan.(jsn)




















































