PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Hingga akhir Bulan Oktober 2016 dana sertifikasi guru (sergur-red) untuk triwulan III tahun 2016 di Pekanbaru tak kunjung cair. Akibatnya, sekitar 4.000 guru di Pekanbaru harus mengurut dada seraya menunggu haknya di bayarkan oleh Pemko Pekanbaru melalui Disdik.
Senin (31/10), salah seorang guru yang enggan disebut jati dirinya menuturkan, dana sergur triwulan III tahun 2016 seharusnya sudah cair bulan September atau awal Oktober lalu namun hingga saat ini tak kunjung dibayarkan. Dia berharap agar Pemko Pekanbaru segera mencairkan dana sertifikasi tersebut. Mengingat kondisi ekonomi sulit sekarang ini, cetusnya.
Kepala Dinas Pendidikan kota Pekanbaru, Abdul Jamal, M Pd mengakui bahwa dana sertifikasi guru triwulan III 2016 sampai saat ini memang belum dibayarkan. Molornya pembayaran sergur karena pemerintah pusat belum mengirimkan uangnya ke kas daerah (Kasda) Pekanbaru.
Sain belum turunnya dana dari Pemerintah pusat, pihaknya juga sedang melakukan proses verifikasi semua SK para guru penerima dana sertifikasi. “Khususnya verifikasi data para guru penerima dana sertifikasi tahap dua. Pada Triwulan III diakuinya memang agak lambat, karena harus verifikasi ulang yang tentunya butuh waktu,” sebut Jamal.
Kadisdik menambahkan, dari 4.000 guru penerima dana sertifikasi baru separuh yang sudah diverifikasi SK sertifikasinya. Namun demikian, pihaknya akan berupaya maksimal agar proses verifikasi segera rampung. “Mudah-mudahan pertengahan bulan November sudah rampung.”, pungkasnya.** (jsn)





















































