PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Dengan berjalannya Program “KotaKu”di Pekanbaru, Insyaallah tahun 2019, kota Pekanbaru akan Nol persen kawasan kumuh. Demikian disampaikan Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pembangunan Infrastruktur Permukinan ( PIP) Kota Pekanbaru yang juga Kepala Bidang (Kabid) Kawasan Permukiman Dinas Perkim Kota Pekanbaru, Suriana Hakim, MT, diruang kerjanya, Rabu (5/9).
Dikatakan Suriana, program KotaKu salah satu program Nasional pemerintah melalui Kementerian PUPR dalam upaya penuntasan kawasan Kumuh. bekerjasama dengan Islamic Development Bank (IDB) dengan pola berbasis masyarakat. Program KotaKu diharapkan seluruh wilayah Indonesia terbebas dari kawasan kumuh, terangnya.
Menurut Suriana, untuk kota Pekanbaru sendiri ditetapkan 12 lokasi atau Kelurahan ditetapkan sebagai kawasan kumuh dan program sedang berjalan. Dengan kucuran dana sebesar Rp 5,85 miliar. Dan masing-masing kelurahan menerima kucuran dana sebesar Rp. 500 juta.
Adapun berbagai kegiatan yang tercakup dalam program KotaKu yang telah dilaksanakan antara lain: peningkatan jalan lingkungan, pembangunan drainase dan pembelian infrastruktur pemadam kebakaran, berupa Hydrant. Penggunaan Hydrant tersebut, pihaknya bekerjasama dengan Perusahaan Daerah (PD) Tirta Siak Pekanbaru. Artinya, jika terjadi kebakaran, maka pihak PDAM menyediakan air secara gratis.
Lagi kata Suriana, seluruh kegiatan dalam program ini berbasis masyarakat. Artinya, setiap kegiatan direncanakan, dikerjakan dan diawasi oleh masyarakat itu sendiri. Dan masing-masing lokasi atau kelurahan melaksanakan kegiatan sesuai dengan kebutuhan,ujarnya.
Dia menambahkan, hingga saat ini Pekanbaru telah menerima anggaran sebesar 70 persen dari alokasi anggaran. Dan sisanya menunggu perobahan anggaran dari Kementerian PUPR, terangnya.
“Program KotaKu salah satu terobosan strategis oleh pemerintah. Mudah-mudahan Pemerintah pusat Konsisten dengan program ini. Selanjutnya Pemko dan Pemprov bersinergi. Pihaknya menargetkan tahun 2019 Pekanbaru Nol persen kawasan kumuh,” pungkasnya.**(jsn)
























































