Wan Thamrin Sampaikan LKPJ Gubernur Riau

0
691
Gubri H Wan Thamrin Hasyim Menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah tahun 2018 dan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Akhir Masa jabatan

LAPORAN Kerja Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Riau (Gubri) Wan Thamrin Hasyim disampaikan dalam sidang paripurna yang digelar di DPRD Riau. LKPJ ini disampaikan menjelang akhir jabatannya pada 19 Februari mendatang.

Dalam cover LKPJ yang dibacakan Wan Thamrin, terpampang tiga wajah Gubri yang memimipin dalam periode yang sama dalam kurun waktu 2014-2019. Yakni, Annas Maamun, Arsyadjuliandi Rachman serta Wan Thamrin Hasyim sendiri.

“Ya ada tiga Gubernur Riau, pak Annas, pak Andi (Arsyadjuliandi) dan saya. Jadi ketiga orang ini punya masa masing-masing dan disampaikan sekaligus hari ini,” kata Wan, Senin (11/2/19).

LKPJ tiga Gubri tersebut disampaikan secara bersamaan melalui sidang paripurna DPRD Riau. Berbagai klaim keberhasilan disampaikan Wan dalam memimpin Riau, terutama membangun infrastruktur seperti jalan dan jembatan di Kota Pekanbaru mau pun diberbagai daerah.

Diantaranya pembangunan lanjutan Jembatan Siak IV yang sempat mengkrak. Jembatan yang menghubungkan Kecamatan Senapelan dan Rumbai Pesisir tersebut hampir 70 persennya dibangun masa kepemimpinan Rusli Zainal, terhenti saat Annas Maamun menjabat Gubri, dilanjutkan kepemimpinan berikutnya.

Pembangunan dua fly over Ska dan simpang pasar pagi Arengka juga menjadi klaim keberhasilan ditambah petumbuhan ekomomi yang mengalami kenaikan meski diakui lambat.

Selain itu, hutang-hutang peninggalan dari kepemimpinan sebelumnya sebesar Rp800 miliar juga diantara poin penting dalam menyelesaikan persoalan Riau selama ini. Hutang-hutang yang ditinggalkan masa kepemimpinan Rusli Zainal itu diantaranya untuk membangun stadion utama, yang kini sudah tak terawat. 

“Kita tidak punya hutang sama sekali, semua hutang-hutang proyek kita bayar lunas sebesar Rp800 miliar,” papar Wan.

Usai menyampaikan Laporan Kerja Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Riau (Gubri) Wan Thamrin Hasyim melalui sidang paripurna di DPRD Riau, kembali mengklaim banyak keberhasilan. 

Diantaranya pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan baik di Pekanbaru maupun di berbagai daerah di Riau. Kenaikan pertumbuhan ekonomi meski diakui bergerak lambat hingga tuntasnya hutang sebesar Rp800 miliar yang ditinggalkan kepemimpinan sebelumnya. 

“Anda bisa lihatkan jembatan, fly over kita selesaikan. Hutang sebesar Rp800 miliar juga kita bayar. Kita sekarang tidak punya hutang sama sekali,” kata Wan Thamrin.

Terbentangnya infrastruktur jalan dan jembatan serta tidak akan ada lagi hutang-hutang yang akan menjadi pemikiran untuk pemerintahan berikutnya, yakni Syamsuar dan Edy Natar Nasution yang dilantik pada 19 Februari nanti, dipastikan akan melangkah tanpa beban.

Karpet merah yang terbentang tersebut, akan membuat Gubernur dan Wakilnya nanti berpikir lebih nyaman dalam merencanakan pembangunan ke depan. 

“Artinya apa, pak Syamsuar akan melangkah maju sebagai Gubernur Riau. Insya Allah pak Syamsuar akan melangkah tanpa beban apa-apa. Semua proyek pada masa kami sudah kami tuntaskan,” ujar Wan Thamrin.

Saat menyampaikan LKPJ terakhirnya di depan anggota DPRD Riau, Wan Thamrin Hasyim juga berinisiatif meminta waktu tambahan kepada seluruh peserta yang hadir dalam sidang itu, untuk menyampaikan permohonan maaf.

Pernyataan maaaf itu ditujukan kepada seluruh masyarakat Riau, selama 20 bulan kepemimpinannya jika ada hal-hal yang tidak berkenan. “Ini pesan pribadi saya. Saya mohon pamit, karena mungkin ini paripurna terakhir saya. Dua bulan saya menjabat sebagai Gubernur. Tanggal 19 Februari nanti saya sudah selesai dan saya ingin menikmati masa tua saya dengan tenang,” pungkasnya.**(Adv)

Tinggalkan Balasan