PEKANBARU — Walikota Pekanbaru, Firdaus, MT mengajak seluruh Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kota Pekanbaru untuk bersama-sama mengamankan Aset Pemerintah di Kawasan Industri Tenayan (KIT) Pekanbaru. Ajakan tersebut disampaikan orang nomor satu di Pekanbaru ini, pada rapat koordinasi dengan unsur pimpinan forkopimda Kota Pekanbaru, Jumat (24/1).
Rapat koordinasi yang berlangsung di ruang Teratai Meeting Room, Grand Central Pekanbaru tersebut dihadiri, Kejari Pekanbaru, Andi Suharlis, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya dan Kolonel Inf Edi Budiman, Dandim 0301 Pekanbaru, beserta beberapa pejabat dilingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.
Walikota Pekanbaru menyatakan, mengingat Kawasan Industri Tenayan (KIT), satu dari 14 kawasan industri strategis di Sumatera. Selanjutnya, Pekanbaru bersama Siak, Kampar dan Pelalawan (Pekansikawan) juga menjadi satu dari 21 kawasan metropolitan prioritas nasional. Maka Firdaus mengajak semua pihak bersinergi untuk menjaga keamanan aset Pemko di KIT, agar program strategis berjalan dengan baik.
“Bila ada gangguan keamanan, semua program strategis ini tentu tidak berjalan. Maka kita harus bersinergi dalam mengamankan aset di KIT,” pintanya.
Dia berharap, pertemuan ini, jadi awal yang baik dalam upaya pengembangan KIT dengan luas lahan 266 hektar. Lahan ini diperuntukkan menjadi pengembangan KIT. “Mari kita optimalkan fungsi ratusan hektar lahan tersebut,” ajaknya.
Dia memaparkan, awalnya luas lahan tersebut mencapai 306 hektar. 40 hektar lahan di antaranya sudah beroperasi saat ini untuk pembangunan PLTU 220 MW. Selanjutnya, 226 hektar, Pemko telah mengoptimalkan lahan yang sudah dibebaskan. Dan saat ini sedang proses pembangunan PLTGU 275 MW,
Dengan nilai kedua PLTU ini mencapai Rp 7 Triliun, urainya.
Lagi kata Firdaus, ada rencana 1500 hektar lahan lagi bakal dibebaskan di Tenayan Raya. Pemerintah kota nantinya juga bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Riau dan pemerintah pusat dalam upaya pengembangan KIT, tutupnya. (jsR).






















































