MEDAN, SUARAPERSADA.com – Pasca berakhirnya Ops Antik Toba dalam penanggulangan masalah peredaran narkotika, Polda Sumut gelar operasi lanjutan dalam rangka upaya menangani fenomena tindak kejahatan dan penyakit masyarakat, Pra Operasi Pekat Toba II 2015 digelar mulai Selasa (03/11).
“Pra Ops Pekat Toba II 2015 digelar menanggulangi dan menindak berbagai bentuk kejahatan penyakit masyarakat (pekat) meliputi aksi premanisme, perjudian, pornografi, prostitusi dan minuman keras yang meresahkan masyarakat,” ungkap Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf kepada wartawan.
Operasi ini sebutnya juga digelar menjelang Pilkada serentak di 23 Kabupaten dan Kota, Perayaan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016 di wilayah Provinsi Sumatera Utara.
Latihan personil Polda Sumut ini dilaksanakan bertempat di Aula Catur Prasetya Polda Sumut. Polda Sumatera Utara melaksanakan latihan yang diikuti para Kepala Bagian Operasi, Kepala Satuan Intel, Kepala Satuan Reserse Kriminal, Kepala Satuan Sabhara sejajaran Polda Sumut.
“Adapun tujuan pelatihan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan penjabaran tugasnya masing-masing kepada personil Polri yang terlibat dalam Ops Pekat Toba II 2015 dan meningkatkan kerjasama, keterpaduan fungsi Opsnal dalam menjalankan tugas secara profesional dan proporsional dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” jelas Helfi.
Peserta pelatihan sebanyak 100 orang terdiri dari Satgas Polda 20 personil dan Satgas Kewilayah sejumlah 80 personil.
“Daerah prioritas sejumlah 6 polres yaitu Polresta Medan, Polres Deli Serdang, Polres Langkat, Polres Pelabuhan Belawan, Polres Taput dan Polres Dairi, sedangkan 21 polres lainnya merupakan polres imbangan,” pungkasnya.**Win




















































