PEKANBARU, SUARAPERSADA.com- Tiga tahun terakhir angka pengangguran di kota Pekanbaru mengalami peningkatan. Kondisi tersebut disebabkan berbagai hal. Antara lain, imbas dari pandemi Covid- 19, datangnya pencaker dari luar kota bahkan dari luar provinsi Riau, kurangnya lowongan kerja dan tenaga kerja lokal kalah saing dengan naker pendatang.
Hal tersebut disampaikan Kepala dinas Tenaga kerja (Disnaker) kota Pekanbaru, melalui Kepala bidang (Kabid) Penempatan ketenaga kerjaan Disnaker kota Pekanbaru, Abdul Rahim, diruang kerjanya,Selasa (4/10/2022).
Menurut Abdul Rahim, jika disebut angka penggangguran di kota Pekanbaru mencapai 44.000. Namun Pecari kerja (Pencaker) yang terdaftar di Disnaker kota Pekanbaru tahun 2021 berjumlah 3928, sementara lowongan kerja yang tersedia 1698 naker, selanjutnya yang diterima bekerja sebanyak 1568 orang. Dari jumlah pencaker tersebut didominasi pendidikan tingkat SLTA yakni sebesar 69,25 persen, urai Abdul Rahim.
Dikatakan Abdul Rahim, untuk mempermudah para pencari kerja dalam mendapatkan pekerjaaan, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru telah menciptakan aplikasi info kerja, yakni https//infokerja-disnaker.pekanbaru.go.id yang di juluki “SIMANJA”, ujarnya.
Menurutnya, melalui aplikasi SIMANJA pencaker akan mendapatkan informasi terbaru terkait lowongan kerja yang tersedia, pencaker juga bisa langsung mengetahui apakah diterima atau tidak oleh perusahaan yang dilamar.
Dan pihaknya juga sudah berkordinasi dengan beberapa perusahaan terkait penggunaan aplikasi tersebut, ucapnya.
Lagi kata Abdul Rahim, dengan adanya aplikasi SIMANJA ini, telah terbukti telah dirasakan oleh pencari kerja dan telah diterima bekerja di beberapa perusahaan di kota Pekanbaru.
Dalam upaya mengurangi angka pengangguran di kota Pekanbaru, dalam tahun 2022 ini Disnaker juga telah melakukan pelatihan dan pembinaan tentang kecakapan hidup bagi masyarakat kota Pekanbaru dengan jenis usaha kuliner, ujarnya.
Dengan kegiatan tersebut, Alhamdulillah para peserta sudah banyak melakukan usaha sendiri, yakni usaha kuliner. Bahkan cara pemasarannya dengan sistim online,sebutnya.
Ia berharap, beberapa program yang telah dilaksanakan Dianaker Pekanbaru, bisa dimanfaatkan masyarakat khususnya Pencaker, dengan demikian angka pengangguran akan berkurang, tutupnya. (jsR)























































