Transparansi Pemerintahan Sebagai Implementasi E-Goverment

0
505

Kemajuan teknologi semakin pesat belakagan ini, hampir seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses berbagai kepentingan melalui jasa teknologi. Untuk itu, penguasaan terhadap kemajuan teknologi untuk memaksimalkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat menjadi sangat prioritas. Jika berbagai aplikasi bisa digunakan dengan baik tentuya akan sangat bermanfaat. Apa lagi jika teknologi tersebut bisa dikuasai dalam rangka mempercepat dan mempersingkat birokrasi.

Pemerintah Provinsi Riau telah menjalankan sistem elektronik dalam kegiatan pemerintahan (E-Government) sejak setahun lalu. Itu dilakukan sebagai tindak lanjut dari instruksi Presiden Joko Widodo untuk mengedepankan transparansi publik.

Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman baru-baru ini meyebutkan Aparatur Sipil Negara harus mempunyai kapasitas dan pengetahuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk menunjang implementasi e-Government.

Gubri menilai hadirnya kecanggihan teknologi yang semakin berkembang saat ini sudah menjadi kebutuhan hampir setiap orang dan mesti dikuasai dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Hal itu pun juga berlaku bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

“Khusus di lingkungan Pemprov Riau, kita akan memanfaatkan kemajuan teknologi itu dalam berbagai hal, terutama penyatuan website masing-masing SKPD yang terkoneksi dalam satu server di Dinas Komunikasi dan Informatika. Ini hal pertama yang harus kita terapkan, sehingga berbagai informasi yang ada di masing-masing SKPD bisa diketahui dengan mudah. Penerapan teknologi ini nantinya sangat mendukung keterbukaan informasi publik,” kata Andi Rachman saat membuka pameran Pendidikan dan Iptek sempena perayaan HUT ke 59 Provinsi Riau, di Museum Sang Nila Utama, Pekanbaru, Senin (8/8/16) lalu.

Gubri menjelaskan, pameran Pendidikan dan Iptek yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau tersebut juga merupakan bagian untuk mendukung suksesnya penerapan program Riau Go IT, sesuai dengan tagline Hari Jadi Riau di tahun ini.

Harus diakui bahwa belum semua pegawai dan masyarakat kita mampu menerapkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, tetapi dengan adanya tantangan global, pemerintah harus menganggarkan dana yang cukup untuk menerapkan tahapan-tahapan E-Government ini.

“Apabila kita tidak segera menyesuaikan dengan tuntutan global, maka kita akan tertinggal dan terisolasi dalam dunia pembedaan digital. Perlu formula dan strategi jelas penerapan E-Government terutama atau dengan kata lain, penerapan E-Government harus memiliki tujuan dan agenda yang terarah,” papar Gubernur.

Sehingga, penyiapan sarana dan prasarana harus paralel dengan penyiapan SDM yang akan mengoperasikan E-Government serta harus ada sosialisasi kesiapan masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas E-Government.

Riau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika telah menjalankan E-Government. Semua sistem pemerintahan termasuk berkaitan dengan keterbukaan informasi publik telah dijalankan.

Dengan sistem pelayanan modern ini, demikian Andi rachman, masyarakat bisa mendapatkan informasi yang tersedia selama 24 jam, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor.

“Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan,” kata Andi Rachman..

Menurut dia, peningkatan hubungan antara pemeritah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum harus koneksi, tentunya dengan adanya keterbukaan atau transparansi yang diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik.

“Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua pihak,” katanya lagi.

E-Government menurut Andi Rachman juga merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya.

“Sebagai contoh, data-data tentang sekolah; jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilih sekolah yang pas untuk anaknya. Atau ada pula informasi tentang luas sebuah pulau di Indonesia, jumlah penduduk suatu daerah, dapat diketahui tanpa harus datang ke daerah bersangkutan. Cukup memanfaatkan teknologi internet,” katanya.

Sistem pemerintahan modern ini juga dilaksanakan Pemprov Riau untuk membuat sistem pemerintahan lebih optimal dan tentunya lebih efisien. Sebagai contoh, koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan vidio conference.

Sarana Edukasi Masyarakat

Rapat pemantapan pengaplikasian E-goverment
Rapat pemantapan pengaplikasian E-goverment

Masyarakat sebagai pengguna, juga penting untuk disiapkan, dalam artian bahwa masyarakat harus dikondisikan untuk mampu mengakses dan mampu memanfaatkan fasilitas E-Government ini.

Peran kominfo ke depan tidak saja memberi layanan dan menyebaran informasi kepada publik, tapi juga mengedukasi masyarakat dan generasi muda bagaimana mampu memanfaat teknologi informasi secara cerdas. Sehingga generasi muda kita mampu bersaing di pasar global.

Disamping itu Dinas Kominfo juga fokus untuk meningkatkan ketersediaan jaringan informasi komunikasi sampai ke pedesaan. Dengan cara inilah kita dapat meningkatkan sumber daya manusia yang siap dan mampu bersaing dengan negara lain didunia.

Untuk itu, perlu adanya upaya peningkatkan akses masyarakat menuju birokrasi modern yang berbasis E-Government melalui program Diskominfo Provinsi Riau dan kabupaten/kota.

Berdasarkan penelusuran, penerapan E-Government oleh Pemprov Riau telah dijalankan dengan pemanfaatan teknologi informasi jejaringan internet. Semisal portal resmi pemda yakni riau.go.id yang menjaring seluruh informasi mulai dari tiap SKPD hingga pajak dan laporan kerusakan jalan dan infrastruktur.

Portal resmi ini juga memiliki kanal transparansi anggaran, produk hukum, hingga berbagai program kemasyarakat dan LPSE, bahkan termasuk informasi titik panas dalam upaya penanggulangan bencana kebakaran lahan dan kabut asap yang rutin terjadi di Riau.

E-Government juga membuat Pemprov Riau melalui Diskominfo menjaring informasi dari seluruh kabupaten/kota untuk kemudian disiarkan dalam webside yang dinamai; mediacenter.riau.go.id. Webside pemberitaan resmi ini bahkan telah menempati posisi sebagai penjaring informasi terbaik dan paling berkualitas di Indonesia.**(Adv/Hmsprovriau)

Tinggalkan Balasan