Terlalu, Diduga Pemilik Galian C ilegal di DAS Kecamatan Tambang Adalah Ides, Istri Camat Tambang

0
351

KAMPAR, SUARAPERSADA. com– Hasil kekayaan alam di garap secara ilegal alias tak kantongi izin. Mesin sedot pasir dan krikil di Daerah Aliran Sungaai (DAS) Kampar, tepat nya di desa Kualu Kecamatan tambang Kabupaten Kampar Riau, “masih marak” Tanpa tersentuh hukum oleh pihak berwajib, hal ini di pantau oleh awak media Kamis 20/1/2022 sekitar pukul 11.00 dini hari di lokasi.

Sewaktu awak media minta Komentar Salah seorang pemuda warga desa kualu, yang enggan nama nya untuk di publikasikan menyebutkan, bahwa yang punya usaha tambang “buk ides” istri dari pak Camat Tambang, Abu kari, mereka mengembangkan usaha nya dari dulu hingga sekarang, tetapi yang fokus di usaha galian C ini ibuk ides, buk ides yang kontrol semua pekerja yang ada di lokasi”,paparnya.

Di jelaskan nya lagi, sewaktu tim dari Polda Riau turun banyak yang kenak razia usaha mereka sehingga tutup, kalau untuk sekarang ini ada galian C sedot beroperasi dan ada yang tutup tanpa kita tidak tauh kenapa”,ucapnya

Akibat ada nya tambang liar
tersebut tentu menarik perhatian publik, sebab jalan yang di bangun oleh Pemda Kampar, sekarang sudah rusak dan hancur di sepanjang akses jalan desa, karena mobil dum truck bermuatan material pasir dan krikil galian C tersebut keluar masuk jalan akses desa Kualu Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar.

“Sehingga bagi kami rumah di pinggir jalan terhirup debu jika musim kemarau. Dan musim hujan jalan jalan tergenang air, dan licin sehingga pengendara tidak nyaman melewati jalan tersebut”,paparnya

Sementara di sisi lain pihak pemerintah desa Kualu mengaku bahwa pengusaha galian C mesin sedot ini tidak pernah oknum pengusaha mintah izin kepada pemerintah desa setempat

“Maka dari itu kami tidak tauh menauh kalau persoalan galian C itu, karena mereka dai awa tak permisi kepada desa, sa tak berani mengeluarkan rekomendasi. jadi apa pun yang terjadi tentang galian C, kami tak tauh”,tegas nya

Sementara Camat Tambang, Abu Kari yang di konfirmasi melalui pesan WhatshApp, terkait pengakuan warga yang mengarah ke istri pak Camat.
Namun sang Camat bungkam tak menjawab hingga berita ini dilansir.
**(Hamdani)

Tinggalkan Balasan