MEDAN, SUARAPERSADA.com – Terlalu pahit untuk dikenang, seorang anak polisi yang bertugas di Polsek Medan Barat, Papin Adrianus Dabukke (24), dan temannya Irfan Siregar (23), nyaris tewas diamuk massa di Jalan Gurilla, Medan Perjuangan, lantaran menjambret, Selasa siang (05/05).
Informasi yang dihimpun, kejadian ini bermula ketika korban Herlina Ratna Sari (45) sedang mengendarai sepeda motor, sembari menyandang tas melintas di lokasi kejadian. Saat bersamaan, kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Vario BK 2460 ADQ memepet dan menarik tas milik korban.
Melihat tas miliknya diambil pelaku, Herlina bukannya takut. Wanita ini malah mengejar pelaku dengan sepeda motornya sambil berteriak, ”rampok !!!”. Korban lalu menendang sepeda motor pelaku. Warga yang mendengar pun berdatangan dan menghajar pelaku hingga nyaris tewas.
Personel Reskrim Polsek Medan Timur yang mendapat informasi turun ke lokasi kejadian dan mengamankan kedua pelaku.
Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, AKP Alexander Pilliang, saat di konfirmasi wartawan, mengatakan, masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku.
Sementara salah seorang personel Polsek Medan Timur mengungkapkan bahwa Papin merupakan anak polisi.
“Memang anak polisilah dia itu, bapaknya tugas di Medan Barat,” tandasnya.**Win





















































