Terkait Jalan Rusak, Bupati H Suyatno Perintahkan Dinas PUTR Segera Turun Ke Panipahan

0
994

ROHIL, SUARAPERSADA.com – Terkait dengan kondisi jalan pelataran beton dan jembatan penghubung yang sudah rusak parah di beberapa titik di Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), Kabupaten Rokan Hilir. Bupati Rohil H Suyatno perintahkan Dinas PUTR turun ke Panipahan.

“Saya mbaca media bahwa beberapa titik jalan dan jembatan di panipahan itu sudah mengalami keruntuhan,” kata Bupati H Suyatno kepada sejumlah Wartawan, saat dikonfirmasi, Minggu 30 September 2018.

Menurut bupati ini mungkin terjadi disebabkan terjadinya abrasi, tendangan air atau disebabkan kondisi bangunan yang sudah lama, termakan usia dan lain sebagainya.
Dijelaskan, memang semua jalan di Panipahan itu bentuknya pelantaran. Ini harus hati hati membangun jalan dan jembatan yang ada di Panipahan. Kendati demikian menurut bupati ada juga yang berhasil. Sudah lama dibangun namun masih bertahan.

“Makanya saya nanti panggil Dinas PUTR untuk segera turun kelapangan, ditinjau, berapa jumlah jalan dan jembatan yang runtuh di Panipahan supaya nanti diprogramkan, sekaligus mencari solusi terbaik untuk masyarakat disana,” sebutnya.

H Suyatno merasa prihatin melihat dengan kondisi jalan yang ada di Panipahan. Dirinya membedakan kenapa jalan yang lama ini masih tetap bertahan sekian lama, sementara itu jalan yang baru dibangun sudah ambruk.

Menurutnya ini bisa juga karena kesalahan kesahan dari rekanan atau pemborong yang mengerjakan jalan itu. “Coba kita lihat jalan yang mengarah ke Sei Sampai Niat tempat rumah besuluk itu, yang lama itu masih bertahan, ini yang baru sementara sudah ambruk, berarti yang membedakan itu kan kualitas pekerjaannya,” ucapnya.

Pihaknya juga tidak terima dengan kondisi jalan seperti itu. Untuk itu Pemda akan berupaya dan mencarikan solusi terkait jalan dan jembatan yang runtuh disana (Panipahan).

Pemerintah juga akan membeklis pihak perusahaan nakal dan sembarangan seperti itu yang tidak memikirkan dampak dari sebuah pekerjaan itu terhadap masyarakat banyak disana seperti apa.

Bupati H Suyatno mengingatkan kepada seluruh rekanan agar bekerja lebih berhati hati jangan hanya mencari keuntungan semata. Menurutnya boleh saja mencari untung tapi harus berpikir dengan kondisi alam, struktur tanah.

“Panipahan itu tidak sama seperti di Bagan Batu, sebab di Bagan Batu membangun rumah tidak perlu memakai cerocok segala macam, kalau di Panipahan, makanya dengan kondisi tanah seperti itu konsultan perencana dan pengawas harus cek betul betul sebelum memulai pekerjaan,” tegas Bupati H Suyatno sembari menutup pembicaraan.**(wisman)

Tinggalkan Balasan