PEKANBARU, SUARAPERSADA.com- Dalam Tahun Anggaran 2023, Pemerintah kota Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru membangun dua Unit Sekolah Baru (USB) di dua kecamatan, juga membangun 24 Ruang Kelas Baru (RKB) untuk jenjang pendidikan SMP dan SD.
Hal tersebut disampaikan Kepala dinas Pendidikan kota Pekanbaru melalui Kepala Bidang (Kabid) Sarana Prasarana (Sapras) Disdik Pekanbaru Multi Feri, ST,Jumat (7/7/2023) diruang kerjanya.
Dikatakan Multi Feri,ST, lokasi pembangunan USB terdapat di dua Kecamatan yakni, dikawasan Perumahan Damai Langgeng, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani dengan 10 Ruang Kelas. Dan Satu lagi di Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pekanbaru. Yang masing terdiri dari 8 lokal dan masing -masing sekolah dibangun rumah jaga dan pagar keliling, terang nya.
“Terkait progres pekerjaan, tadi kita sudah PCM bersama kontraktor pelaksana serta Consultan. Seluruh persiapan sudah beres dan Senin atau Selasa minggu depan, pekerjaan dilapangan sudah dimulai,” ucap nya.
Dikatakan Multi Feri, saat pertemuan dengan kontraktor pelaksana kegiatan dan Consultan tadi, kita menegaskan, pekerjaan harus dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis yang ditetapkan pada kontrak kerja, begitu juga dengan masa waktu pelaksanaan pekerjaan harus tepat waktu, paling lambat 31 Desember 2023.
Selain USB, kita juga akan membangun Ruang Kelas Baru (RKB) di 4 SMP dengan jumlah 16 RKB dan SD ada 6 RKB. Selain itu juga ada pekerjaan rahab ringan di beberapa sekolah, terang nya.
Ditanya besar anggaran dan sumber dana untuk pembangunan tersebut. Menurut Multi Feri, untuk pembangunan Dua USB sebesar Rp12 miliar. Dan secara keseluruhan anggaran pembangunan di Disdik Pekanbaru tahun 2023, mulai USB, RKBl dan Rehab sekitar Rp50 miliar. Adapun sumber dana berasal dari APBN berupa Dana Alokasi Khusus (DAK) dan APBD kota Pekanbaru, urai Kabid Sapras Disdik Pekanbaru ini.
Ia berharap, seluruh pekerjaan berjalan dengan baik dan selesai tepat waktu dan segera difungsikan demi pendidikan yang lebih maju di kota Pekanbaru. “Yang tentunya dikerjakan sesuai spesifikasi teknis yang ditentukan,” tandas nya. (jsR).






















































