Suparman dan Sukiman Urung Dilantik, Masyarakat Riau Anggap ini Pelecehan

0
366

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Selasa (19/4) Batalnya Pelantikan Suparman dan Sukiman sebagai Bupati dan Wakil Bupati Rukan Hulu (Rohul) membuat suasana di gedung DPRD Riau tegang dan mencekam. Puluhan masyarakat Rohul marah dan kecewa. Mereka menuding pemerintah pusat telah melecehkan masyarakat Riau.

Tokoh masyarakat Rohul, Zulkarnain yang juga anggota DPRD Rokan Hulu yang mengaku sebagai undangan pada pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Rohul, dengan meneteskan air mata, meminta kepada Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman untuk tidak membatalkan pelantikan Bupati Rohul.

Di ruang sidang atau ruang rencana pelantikan, puluhan masyarakat Rohul menangis sambil berorasi dan meneriakkan “Allahu Akbar, Ini pelecehan terhadap masyarakat Riau, kami siap mati jika Suparman dan Sukiman batal dilantik. Pemerintah dalam hal ini  Mendagri sudah mengkebiri hak kami,” teriak Zulkarnain.

Warga lainnya meneriakkan, kalau memang dibatalkan, kenapa tidak dari kemarin. “Kenapa Surat Keputusan (SK) pelantikan diterbitkan. Suparman tidak cacat hukum. Kami berani mati jika Suparman batal dilantik,” teriaknya.

Dalam kesempatan tersebut Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman menyatakan pihaknya juga tidak menginginkan  pembatalan pelantikan dua Bupati. Yakni Bupati Pelelawan dan Rokan Hulu, khususnya bupati Rokan Hulu.

“Kami sudah persiapkan semuanya, undangan sudah disebar, pihak DPRD Riau sudah menyiapkan segala sesuatunya, bahkan lebih dari yang biasanya. Ini hanya penundaan, tidak menghilangkan hak bapak/ibu, tapi hanya menunda saja,” papar Arsyadjuliandi Rachman.

Plt. Gubri meminta kepada masyarakat agat bersabar. “Kami dan pihak terkait akan menyelesaikan persoalan ini,” terangnya.

Pantauan media ini, selain ratusan papan karangan bunga ucapan selamat yang berjejer di sepanjang jalan Sudirman, tampak  dua spanduk berukuran 1,5 x 2 meter terpampang di gerbang pintu utama kantor DPRD Riau, dengan bertuliskan “Mohon maaf Acara Pelantikan Bupati Rohul dan Pelelawan Ditunda Pelaksanaannya S/D Batas Waktu yang ditentukan”.**(jsn)

Tinggalkan Balasan