Sosialisasi Program Sekolah : SMPN 6 Pekanbaru Undang Orang Tua Siswa

0
345
Kepala Kepala Sekolah SMPN 6 Pekanbaru. Hj. Fitra Yulia Rozi, M Pd

PEKANBARU, SUARAPERSADA. com– Bersamaan dengan penyerahan rapor siswa pada mid semester atau Ujian Tengah Semester (UTS) Tahun Ajaran 2020/202, SMPN 6 Pekanbaru memangil orang Tua siswa. Pemanggilan para orang Tua tersebut dilakukan, selain untuk menyerahkan raport anak, juga mensosialisasikan program PJJ, AKM dan Pembentukan Komite kelas (KOM). Hal tersebut disampaikaan Kepala Sekolah SMPN 6 Pekanbaru, Hj. Fitra Yulia Rozi, M Pd, Rabu (28/10/2020)

Kasek SMPN 6 Pekanbaru yang acap dipanggil Rozi ini menjelaskan, selama ini orang tua hanya tahu, bahwa anak -anak belajar secara Daring atau online. Namun, seperti apa itu PJJ, daring atau online tidak seluruhnya orang tua paham.
Sekalipun secara umum penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), daring atau online, sebut Rozi.

Maka bersamaan dengan pengambilan rapor, kita memanggil orang tua secara bergiliran, maksimal 20 orang per-kelas dan wajib patuhi protokol kesehatan. Disanalah kita paparkan apa itu PJJ, daring atau online. Apa yang harus dilakukan dan mengerjakan tugas bagaimana dengan sistim online itu, paparnya.

Jadi kata Rozi, pemanggilan orang tua itu dilakukan bertujuan untuk menjelaskan beberapa program sekolah. Antara lain, sosialisasi PJJ, pembentukan Kom kelas dan penyerahan rapor Mid anak, ujarnya.

Rozi menambahkan, pemanggilan orang tua untuk mengambil rapor anak bertujuan,
supaya orang tua paham atas capaian nilai anak mereka. Misalnya, anak mendapat nilai E atau D. Maka melalui guru mapel atau wali kelas menjelaskan apa kendalanya dan bagaimana yang harus dilakukan kedepan. Jadi mengundang orang tua, sangat, sangat dibutihkan agar jangan sampai terjadi miss komunikasi, terangnya.

Ditanya, hasil capaian nilai anak pada mid semester. Menurut Rozi, kalau kita harap bisa mencapai nilai tinggi tidaklah mungkin, tetapi bisalah mencapai 60 persen atau melebihi KKM. Walau tidak dipungkiri masih ada anak dibawah KKM. “Jadi untuk memperbaiki kukurangan itulah salah satu tujuan kita panggil orang tua siswa, pungkasnya.(jsR)

Tinggalkan Balasan