Soal Dugaan Korupsi Patung Anugerah, Polda Sumut Tunggu Penghitungan Kerugian Negara

0
374

MEDAN, SUARAPERSADA.com – Karena masih menunggu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut, membuat penyelidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan patung Anugerah di kawasan bukit GM dan Labuan Angin, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), belum ada perkembangan.

Demikian dikatakan Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Selasa (15/03).

“Penyidik Tipikor Polda Sumut tinggal menunggu hasil penghitungan kerugian negara dari pihak BPKP Sumut. Kalau hasil audit itu sudah keluar (diketahui…. red), maka penyelidikan kasus dugaan korupsi Patung Anugerah sudah bisa ditingkatkan ke tahap penyidikan. Jika sudah penyidikan, berarti ada tersangkanya,” kata Nainggolan.

Ditanya lebih jauh soal kapan waktu hasil audit BPKP itu keluar, Nainggolan mengaku belum tahu. Sebab, masih banyak perkara dugaan korupsi yang ditangani Polda Sumut sedang dalam proses audit untuk mengetahui kerugian negara.

Sebelumnya diketahui, penyidik Subdit III/Tipikor Dit Reskrimsus Polda Sumut turun ke Tapteng selama 4 hari untuk melakukan penyelidikan dugaan korupsi proyek pembangunan patung Anugerah di kawasan bukit GM dan Labuan Angin, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) berbiaya belasan miliar..

Dalam kasus ini, polisi menggandeng tim ahli konstruksi dari akademik (USU) untuk melakukan penelitian konstruksi.

Direktur Reskrimsus Poldasu Kombes Pol Drs Ahmad Haydar melalui mantan Kasubdit III/Tipikor AKBP Frido Situmorang, pada Senin (28/09/2015) lalu, mengatakan, selain melibatkan tim ahli konstruksi dari USU, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan BPKP Sumut dan sedang dilakukan audit. Penyidik sudah memeriksa puluhan saksi, baik dari Pemkab Tapteng termasuk tim pengadaan tanah, Dinas Kehutanan. Penyidik juga sudah memeriksa mantan Bupati Tapteng, Tuani Lumbantobing.**Win

Tinggalkan Balasan