TAMORA, SUARAPERSADA.com – Lagi-lagi Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Tanjung Morawa (Tamora), Deliserdang, Sumut melakukan pemadaman untuk yang kesekian kali dalam bulan ini.
Informasi dihimpun persoalan gangguan, emergency dan pemeliharaan jaringan selalu didalilkan pihak PLN untuk meredam emosi masyarakat. Namun, apapun alasannya soal pemadaman listrik ini tentunya sangat merugikan berbagai pihak, mulai dari para pelaku usaha maupun masyarakat luas.
Hal tersebut disampaikan salah seorang warga kepada crew media ini, Selasa (17/.9/19) malam saat PLN berulah lagi melakukan pemadaman.
Sumiran mengatakan bahwa Petugas PLN terkesan lamban menangani gangguan dan santai menanggapi keluhan masyarakat. Jawaban klise pihak PLN bertumpu seputar sedang melacak mencari titik gangguan.
“Masak mencari titik gangguan begitu lama sekali, kadang-kadang saya juga heran kenapa masih sering ada pemadaman listrik, padahal sering ada kegiatan Pemeliharaan jaringan yang di lakukan,” celutuknya bernada jengkel.
Lanjut dia, “Nah hal-hal tersebut kadang-kadang membuat kita curiga. Apakah ini pemadaman karena gangguan atau tempat kita yang sengaja dipadamkan dan tempat yang lain malah terang benderang, sebab wilayah kita ini hampir paling sering menjadi korban pemadaman.
Menurut Sumiran kinerja kepala rayon ini memang harus kita pertanyakan, soalnya sering terjadi pemadaman seperti ini di wilayah kita.
“Bayangkan, dari pukul 19.02 wib listrik padam dan pukul 22.30 wib kurang lebih listrik baru menyala. Bahkan terkadang saat jam mau masuk shalat maghrib pun listrik padam. Saya berharap para petugas PLN ini bisa lebih profesional lah dalam menyikapi persoalan padamnya listrik ini,” ujarnya..
Sementara itu, Menejer PLN Rayon Tanjung Morawa, Heri Irawan saat coba dihubungi terlihat enggan mengangkat telpon selulernya. Padahal awak media ini hanya ingin koordinasi tentang padamnya listrik.
Tidak habis akal, crew media mencoba komunikasi dengan pihak PLN melalui WhatsApp gruop kelistrikan Tanjung Morawa dan mendapat tanggapan dari Supervisor, Jojo Tambunan.
Jojo menyampaikan, “tepatnya pukul 21.49 wib untuk sementara tegangan sudah pulih sampai seksi 2 jalan Medan. Petugas sedang lanjut melakukan pelacakan sampai ke Ujung Serdang,” tulis Jojo menjawab pertanyaan. Namun anehnya, bila listrik pulih mengapa listrik tidak dinyalakan ?
Tidak puas dengan jawaban Supervisor, crew media mencoba menyambangi kantor PLN Rayon Tamora mencari tahu mengapa listrik masih padam. Pengakuan Antono, petugas scurity, mengatakan bahwa para petugas sedang kelapangan menangani jaringan listrik yang bermasalah.**(Roni)
























































PLN sudah memiliki kebijakan Tingkat Tinggi di Korporasi.
Sudah lama kebijakan ini disosialisasi sampai ke Tingkat Ranting…
Apakah Kebijakannya yg Salah atau Implementasinya yg kurang tajam.
Sepertinya Survaillance Auditnya Lemah..
Diperlukan Check yang terjadwal baik setidaknya dari Wilayah SEGERA…