Semakin Dikenal Masyarakat, Peserta Didik PKBM Hang Tuah Dominasi UN Kesetaraan

0
516

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Peserta Ujian Nasional(UN) kesetaraan  Paket C dan Paket B tahun 2016 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan kota Pekanbaru,  didominasi oleh peserta didik dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) “Hang Tuah” Pekanbaru.

Hal tersebut membuktikan bahwa PKBM Hang Tuah yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman No.1 Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru sudah semakin dikenal dan dicintai masyarakat. Demikian disampaikan  Pengelola PKBM Hang Tuah Pekanbaru, yang juga sebagai Ketua Forum PKBM Kota Pekanbaru,  Ir. Andi Muhammad Amir, saat disambangi media ini di kantornya, Selasa (10/5).

Diuraikan Andi, peserta UN Paket C (setara SMA) kota Pekanbaru tahun 2016 berjumlah 1.363 orang yang berasal  dari 21 PKBM yang ada di Pekanbaru, Lapas Pekanbaru dan beberapa Pondok Pesantren (Ponpes).

“Dari jumlah tersebut, 223 peserta merupakan siswa dari PKBM Hang Tuah. Selanjutnya,peserta UN paket B (setara SMP) dengan berjumlah 939 peserta, 96 orang diantaranya merupakan siswa dari PKBM Hang Tuah,” urai Andi

Menurut Andi M Amir, PKBM Hangtuah  berdiri tahun 2006 lalu, berkomitmen untuk memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat. Dan memprioritaskan masyarakat yang kurang mampu, yatim piatu dan yang putus sekolah dari pendidikan formalnya akibat himpitan ekonomi. Selain itu PKBM  Hangtuah juga melaksanakan pendidikan life skill (kecakapan hidup). Antara lain, Teknik komputer, pembuatan kue bolu komojo dan pembuatan batik Riau.

Ditambahkan Andi, hingga saat ini,  Alhamdulillah PKBM Hangtuah telah  menelorkan ribuan alumni kesetaraan Paket A,B dan C, diantaranya banyak menjadi pelaku usaha, ada juga yang menjadi PNS, bahkan menjadi Anggota Dewan.

Lebih jauh lagi Andi menyebutkan, khususnya bagi mereka yang putus sekolah, bukan serta merta karena bodoh. Tetapi cenderung terpengaruh dengan lingkungan dan kemampuan ekonomi. “Hal tersebut dibuktikan dengan prestasi yang  diraih siswa PKBM menjadi Juara I cerdas Cermat tingkat provinsi Riau, baru-baru ini,” ujarnya.

Ditanya, proses belajar mengajar terhadap siswa PKBM Hangtuah. Menurut Andi, seluruh siswa wajib mengikuti proses belajar tiga kali setiap minggu. Yakni, Jumat, Sabtu dan Ahad, dan setiap pertemuan berlangsung selama 2 jam. “Dan sebelum mengikuti ujian  kesetaraan, baik  paket C, B dan A, pihaknya juga melakukan try out dan membahas soal-soal ujian tahun sebelumnya,” ujarnya.

“Kita berharap pelaksanaan ujian nasional paket C yang sudah berlangsung belum lama ini, dan ujian paket B yang sedang berlangsung, seluruh peserta dari PKBM Hangtuah akan mendapat hasil yang baik dan lulus  100 persen,” harapnya.

Dengan demikian PKBM Hangtuah semakin dikenal dan di cintai masyarakat Indonesia, Riau dan khusunya Pekanbaru, tutup Andi.**(jsn)

Tinggalkan Balasan