Rumah Detensi Over Kapasitas, Puluhan Imigran Gelap Kembali Ramaikan Kantor Imigran Pekanbaru

0
418

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Puluhan Imigran gelap kembali meramaikan kantor Imigrasi Pekanbaru dengan kondisi memprihatinkan.  Akibatnya, kondisi sekitar kantor Imigran yang berlokasi di jalan teratai Pekanbaru itu kurang nyaman bagi warga. Pasalnya, para Imigran tampak berkeliaran dan tidur tiduran  di taman dan serambi kantor dengan beralaskan karton.

Muhammad reza salah seorang imigran yang mengaku berasal dari negara Afganistan, yang dikonfirmasi media ini, mengaku datang ke Indonesia untuk minta perlindungan (suaka) karena dirinya beserta rekan rekan sudah merasa tidak nyaman. Dia berharap agar pemerintah indinesia berkenan untuk memfasilitasi mereka.

Kaban Tata Usaha Imigrasi Pekanbaru, Rosmaida Florenta yang dikonformasi diruang kerjanya, Selasa (28/2) terkait kondisi tersebut mengatakan, kedatangan para Imigran ke lingkungan kantornya, karena Rumah Detensi ImigrasiTumahn (Rudenim) Kota Pekanbaru telah overkapasitas.

Kondisi melebihi kapasitas ini tak hanya dialami Imigrasi Pekanbaru saja, tapi hampir merata di seluruh Imigrasi Kelas I se-Indonesia. Bahkan, hal ini menjadi perhatian dari International Organization for Migrasi (IOM) yang berada di bawah United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR). Pihaknya berharap Pemprov Riau bisa mencarikan jalan keluarnya dengan memberikan pinjaman tempat untukmenampung para pengungsi itu.

Dikatakan Rosmaida,  para pengungsi detasen imigrasi itu adalah pengungsi yang memerlukan tempat bernaung sebelum diterima di negara ketiga. “Mereka berasal dari Afganistan,” ujarnya.

Ditanya tindakan atau penanganan yang telah dan akan dilakukan pihak Imigran Pekanbaru. Menurut Rosmaida, untuk menjelaskan hal tersebut bukanlah wewenangnya. Karena yang menangani masalah Imigran  merupakan tugas  Badan Penindakan Imigran Pekanbaru. “Silahkan dikonfirmasi ke bagian Penindakan,” sebutnya.(jsn)

Tinggalkan Balasan