Ribuan Massa Minta Copot Kapolres Binjai

0
416

BINJAI, SUARAPERSADAcom – Sedikitnya dua sampai tiga orang warga seputaran Jalan Samanhudi, Binjai, ditangkap pihak Polres Binjai, ketika menggelar aksi yang menuntut Kapolresta Binjai, AKBP Marcelino Sampauw dicopot dari jabatannya.

“Iya, tadi ada ditangkap beberapa orang saat berdemo di Mapolres Binjai,” aku Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf ketika dikonfirmasi wartawan, (27/02).

Dikatakan, penangkapan itu sudah sesuai dengan aturan yang ada. “Cocok itu. Ini karena masalah galian C yang tersangkanya Iskandar Sembiring, sudah DPO. Tak beraninya tersangka muncul,” kata Kabid Humas.

Helfi juga mengapresiasi kinerja Polres Binjai dalam upaya meredam demonstrasi dan penuntasan kasus galian C yang sempat menghebohkan warga Binjai.

“Ini harus diapresiasi, agar bisa diikuti jajaran lainnya dalam menuntaskan kasus. Mereka tak takut untuk memberantas penjahat, dan masak kita (polisi-red) harus takut sama penjahat. Penjahat itu harus ditangkap,” tukasnya.

Sebelumnya, Budi, warga setempat membenarkan jika sekitar 5.000 warga berdemo di Polres Binjai guna mendesak agar Kapolres Binjai, AKBP Marcelino Sampauw dicopot dari jabatannya karena telah bertindak arogan terhadap warga.

“Hari ini (kemarin-red) masyarakat Binjai berdemo menyampaikan aspirasi tentang arogannya Kapolres Binjai dan anggotanya. Massanya berjumlah 5.000 orang,” katanya singkat.

Fauzi, warga Binjai lainnya juga membenarkan penangkapan terhadap warga yang berdemo di Mapolres Binjai tersebut. “Kasihan orang itu, yang ditangkap yang tak ngerti apa-apa. Yang bawa-bawa spanduk yang ditangkapi pihak Polres Binjai. Benar-benar arogan dia (AKBP Marcelino Sampauw…,red),” katanya singkat.

Sebelumnya juga, sikap arogan Marcelino Sampauw juga dikemukakan warga Binjai lainnya, Zaini. Hal ini berkaitan dengan penggerebekan yang dilakukan Polres Binjai terhadap salah seorang warga yang disebut-sebut sebagai DPO galian C, Iskandar Sembiring. Bahkan dalam kasus ini pula, Marcelino sudah dilaporkan ke Bid Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumut beberapa waktu lalu.

“Inilah Kapolres Binjai AKBP Marcelino Sampauw yang telah menghancurkan regenerasi anak bangsa,” sebut Zaini S (45), warga Binjai Selatan kepada wartawan di Medan.

Menurutnya, AKBP Marcelino Sampauw tebang pilih dalam melakukan penindakan terhadap praktik Galian C di wilayah kerjanya. Sebab, Kapolres Binjai tersebut tidak berani menertibkan kegiatan Galian C ilegal di Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur.(Win)

Tinggalkan Balasan