PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Layaknya sebuah keluarga tentunya tidak luput dari silang pendapat, dan pertikaian. Tidak jarang juga persoalan yang semestinya bisa diselesaikan dengan kekeluargaan akhirnya akan berbuntut panjang.
Seperti yang dialami oleh Iwan Sarjono Siahaan. Melalui rilis yang dikirimkan kepada media ini, Rabu (3/3/21) dan tanpa bermaksud membeberkan ihwal persoalan dalam keluarganya, Iwan sepertinya ingin mengklarifikasi beberapa tudingan dari saudaranya yang dialamatkan kepada dirinya.
“Saya pernah dikatakan sebagai anak durhaka oleh bapak saya, Manaek Siahaan dan abang saya, Jhon Fiter Siahaan serta tiga adik saya bernama Yusuf Siahaan, Daniel Siahaan, Maria Dernawati Siahaan,” rincinya dalam rilis itu.
Menurut Iwan Sarjono, pada hari Kamis tanggal 5 Desember 2019 lalu, kelima keluarganya tersebut dengan menggunakan pengeras suara berkeliling Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan mengumumkan “kalau saya anak durhaka”.
“Akibatnya saya merasa nama baik saya sangat dirugikan. Terutama martabat saya sebagai seorang pendeta, sanga dilecehkan,” sebutnya.
Selain itu, saya dituding menceraikan ibu dan bapak saya. “Disini saya jelaskan, justru saya menjaga dan merawat ibu saya yang tersakiti karena bapak saya ternyata memiliki hubungan khusus dengan wanita lain. Itulah yang membuat ibu saya memutuskan untuk menggugat bapak saya di Pengadilan Negeri Rokan Hilir pada 2019 lalu,” katanya.
Lanjut Iwan Sarjono, keputusan bercerai dengan bapak adalah keputusan ibu saya tanpa saya campuri. Mungkin itu pilihan terbaik bagi dia (ibu) agar dia dapat hidup tenang, tenteram dan damai menikmati haknya disisa hidupnya.
Soal tuduhan kalau saya menguasai harta orang tua, jelas saya bantah. Karena untuk membawa ibu saya berobat dan merawatnyapun saya harus pinjam uang dari toke sawit,” imbuhnya.
Sementara itu, hal senada juga disampaikan Tiurmauli br Siregar. Menurutnya apa yang disampaikan anaknya (Iwan Sarjono) itu sudah sesuai dengan kenyataan yang dialaminya.
“Apa yang mereka tuduhkan kepada anak saya Iwan Sarjono itu semuanya tidak benar dan bohong besar,” pungkas Tiurmauli.**(mor)






















































