Beranda Bengkalis Polres Bengkalis Kembali Ringkus Pelaku Karhutla Di Rupat

Polres Bengkalis Kembali Ringkus Pelaku Karhutla Di Rupat

149
0
Jajaran Kepolisian Beserta Barang Bukti Di Lokasi Kebakaran lahan

DUMAI, SUARAPERSADA.com-Jajaran Satuan Reserse Krimimnal Polres Bengkalis kembali meringkus k satu orang tersangka pelaku tindak pidana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Dusun Tanjung Samak Desa Titiakar Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis.

Kapolres Bengkalis, AKBP. Sigit Adiwuryanto, SH,MH, melalui Kasat Reskrim AKP. Andrie Setiawan,SH,S.I.K mengatakan, penangkapan terhadap warga Dusun Hutan Samak Desa Titiakar Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis inisial HR alis A di lakukan oleh anggota reskrim Polsek Rupat di bantu Kanitreskrim Rupat, IPDA Mulyadi,IPDA Zulkifli, Kanit Tipiter, IPTU Gunawan dan di back up oleh Kasat Polair AKP Rahmad Hidayat,S.I.K, paparnya.

“Setelah dilakukan penyelidikan yang langsung saya pimpin ini di beckup oleh Kasat Polair dan Kanit Res rupat serta anggota lainnya, Sabtu, tanggal 8 Pebruari sekitar pukul 15.00 WIB, berjalan lancar, kata Kasat Reskrim AKP Andrie Setiawan, Minggu,(9/2).

Menurutnya, saat penangkapan status HR alias A(48) yang merupakan warga Jalan Nek Cepat RT.001/008 Dusun Hutan Samak Desa Titi Akar Kecamatan Rupat Utara masih sebagai saksi beserta dua saksi lainya. Dari keterangan yang di himpun beserta barang bukti (BB) yang diamankan tiga buah pohon bibit sawit, akhirnya polisi menetapkan HR sebagai tersangka. “Ya, dalam gelar perkara maka sudah kita tetapkan HR alias A ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kasat Reskrim.

Lagi kata Andrie Setiawan akibat perbuatan tersangka lahan yang terbakar mencapai 4,5 hektar.
Kejadian ini berawal sekitar tahun 2019 oleh HR alias A memiliki lahan seluas 4,5 Ha yang menjadi TKP, yang dikelola sendiri oleh tersangka dengan memperkerjakan Muhammad Soheb Fauzan dan Lasiran. Kedua orang tersebut bekerja membersihkan lahan dengan meracun rumput semak hingga penanaman bibit sawit.

Tahun 2019, sebelum Muhammad Soheb dan Fauzan bekerja meracun rumput dan menanam pohon sawit,
lahan sudah pernah terbakar. Namun berdasarkan hasil pemetaan kawasan hutan, ternyata lahan HR alis A masuk dalam Kawasan Hutan Produksi Terbatas (HP). Sementara HR tidak memiliki izin atau legalitas perkebunan untuk melakukan kegiatan perkebunan sawit, kata Kasat lagi.

“Saat ini proses penyidikan terhadap tersangka masih berjalan, kita tunggu saja hasilnya,” pungkas Kasad Reskrim Polres Bengkalis menyudahi (Mulak Sinaga).  

Tinggalkan Balasan