Polda Riau Inisiasi Penyemprotan Disinfektan Secara Serentak Di Enam Kabupaten/Kota Yang Terapkan PSBB

3
315
Dengan Menumpangi Mobil Komando, Gebetnur Riau, Syamsuar Serta Kapolda Riau, Irjend. Agung Setya Imam Effendi Memandu proses penyemprotan Disinfektan

KAMPAR, SUARAPERSADA.com- Komiment Polda Riau untuk memutus mata rantai Pandemi Covid-19 tak diragukan lagi. Seiring enam Kabupaten/kota di Provinsi Riau, Minggu (17/5) secara serentak menerapkan PSBB, yakni, Pekanbaru, Kampar, Siak, Pelalawan, Bengkalis dan Dumai.

Dengan penetapan PSBB tersebut, Polda Riau menginisiasi kegiatan penyemprotan cairan disinfektan yang dilaksanakan secara serentak di enam kabupaten dan kota di Provinsi Riau yang melaksanakan PSBB. dengan melibatkan Personel gabungan Polri, TN, Pemerintah Daerah, stakeholder terkait dan para relawan dengan turun langsung bersama-sama ke jalan dan area publik serta pemukiman masyarakat.

Sebelum penyemprotan serentak yang dipusatkan di Kota Bangkinang Kabupaten Kampar. Acara diawali dengan Apel di Bundaran Balai Bupati Kabupaten Kampar. yang dipimpin Gubernur Riau selaku Ketua Gugus Tugas percepatan penanganan Civif-19 Provinsi Riau, Drs H Syamsuar MSi didampingi Kapolda Irjend Pol Agung Setya Imam Effendi, SH SIK MSi, Dan Lanud Roesmin Noerjadin Marsma TNI Rony Irianto Moningka ST MM dan Danrem 031/Wirabima Kolonel Inf M Syech Ismed.

Kegiatan apel dimulai dengan penyerahan secara simbolis alat semprot kepada perwakilan petugas pelaksana penyemprotan. Selanjutnya Gugus Tugas Penanganan Covid-19 juga menyerahkan 2.000 buah masker dan 300 buah handsanitizer kepada perwakilan Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa guna mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.

Penyemprotan disinfektan di Kabupaten Kampar dilakukan di 3 rute. Yakni, Rute A dengan titik start Bundaran Balai Bupati menuju Jalan Lintas Pekanbaru, Rute B, Jalan Ahmad Yani-Jl Jend Sudirman- Jl Rahman Saleh, dan Rute C mulai Balai Bupati-Pabrik Karet-Jl Jend Sudirman-Jl Ahmad Yani.

Selanjutnya penyemprotan juga dilakukan secara door to door dengan sasaran 20 masjid, 2 gereja, 1 terminal, dan kompleks perkampungan penduduk yang ada di Bangkinang.

Gubernur Riau dalam sambutannya mengatakan, penyemprotan secara serentak ini dilaksanakan untuk mendukung pelaksanaan PSBB di enam kabupaten/kota diriau. Yakni Pekanbaru (masuk tahap III), Kampar, Siak, Pelalawan, Bengkalis, dan Dumai, sebut Gubri.

Syamsuar juga mengucaplan terima kasih kepada Kapolda Riau yang telah mendukung suksesnya penyemprotan serentak hari ini. Pelaksanaan PSBB sejatinya bukan melarang masyarakat berkegiatan, namun membatasi kegiatan di luar dengan menerapkan physical distancing dan social distancing serta selalu memakai masker. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilaksanakan adalah bagian kebijakan pemerintah untuk memutus penularan Covid-19, sehingga diharapkan masyarakat taat dan patuh dengan kebijakan yang diterapkan, ujarnya.

Kepada sejumlah wartawan, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendy mengatakan, PSBB di 5 kota dan kabupaten ini harus bisa terlaksana dengan baik, sebagaimana di Kota Pekanbaru yang sudah mulai berjalan dengan baik.

“Kemarin kita sudah melakukan konsolidasi untuk menyamakan persepsi dan pemikiran dalam pelaksanaan PSBB, dan hari ini kita lakukan disinfektan bersama masyarakat. Hal tersebut adalah bentuk konkrit dalam memutus penyebaran Covid-19,” sebut Kapolda.

Dijabarkan Jenderal Bintang Dua ini, ada tiga hal utama yang menjadi fokus dalam PSBB yakni:
Pertama, bagaimana kita bersama mampu untuk memutuskan penyebaran covid 19, dengan mematuhi protokol kesehatan, SOP pencegahan.

Kedua, intervensi kesehatan dari pasien yang ODP maupun PDP hingga sembuh dan sehat kembali. Ketiga adalah dampak sosial di masyarakat dari Covid-19 ini, untuk meningkatkan ekonomi dengan cara bertani dan beternak ikan sebagaimana yang telah kita lakukan di Pelalawan.
Dan Informasi menjadi sangat penting karena pencanangan Stay At Home ataupun Work From Home, masyarakat mencari informasi baik dari medsos maupun secara online. Saya mengajak media untuk memberikan informasi yang positif guna menguatkan masyarakat,” urainya.

Menjawab pertanyaan media tentang penerapan pelaksanaan PSBB di 5 kabupaten/kota, Irjen Agung menjelaskan bahwa karakter masyarakatnya yang berbeda, model penanganan juga berbeda.

“Kita akan mengcluster mana daerah merah dan daerah kuning. Daerah merah akan menjadi tinjauan langsung oleh Polres setempat. Selanjutnya di daerah yang lain akan di back up oleh Polda untuk penguatan dan penebalan daerah zona kuning. Serta dapur umum dan bansos dilaksanakan di kab/kota yang melakukan PSBB,” katanya.

Disinggung perlunya tindakan tegas oleh petugas, Kapolda menerangkan dengan melakukan himbauan kepada masyarakat, sedangkan penegakan hukum seperti yang sudah dilakukan di Pekanbaru, bahwa penegakan hukum adalah upaya terakhir setelah semua langkah dilakukan, pungkas Irjend. Agung.

Adapun jumlah personil yang terlibat penyemprotan disinfektan serentak di 6 kab/kota yang melaksanakan PSBB sebanyak 997 personil dengan rincian: Polri 573 orang, TNI 129 orang, BPBD 51 orang, Diskes 40 orang, Dishub 79 orang, Damkar 4 orang, Satpol PP 95 orang, Perusahaan 6 orang, dan Relawan Covid/masyarakat 21 orang.

Total peralatan yang digunakan 181 unit dengan rincian: mobil awc 14 unit, mobil double cabin 34 unit, mobil Damkar 4 unit, mobil patroli 12 unit, mobil public address 5 unit, kendaraan roda dua 10 unit dan alat semprot 102 unit.

Semua personil dan perlengkapan bergerak secara serentak di enam Kabupaten/Kota yang melaksanakan PSBB sesuai rute yang telah ditentukan guna memutus penularan Covid-19 di Provinsi Riau. (jsR/rls)

3 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan