SERGAI, SUARAPERSADA.com – Setidaknya empat organisasi seperti LSM SP2S, Gerakan Perempuan Serdang Bedagai (GPS), Cleopatra, Masyarakat dan Dampingan SP2S ikut terlibat bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) melakukan pememeriksaan HIV/AIDS bagi warga binaan, Rabu (04/12/19).
Kagiatan yang dilaksanakan sehubungan peringatan hari AIDS sedunia yang jatuh pada 1 Desember 2019 itu dilaksanakan dengaan menggandeng Dinas Kesehatan dan Polres Serdang Bedagai.
Pada kesempatan tersebut Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan HIV/VCT dan memberikan penjelasan kepada warga binaan Polres Sergai tentang bahaya HIV/AIDS dan Narkoba.
Menurut dr. Bulan Simanungkalit, M.Kes, kurangnya pengetahuan masyarakat tentang virus HIV/AIDS berdampak pada meningkatnya angka orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Sementara sebagian masyarakat terstigma untuk mengucilkan penderita HIV akibat kurangnya edukasi.
“Padahal masyarakat harus tahu, HIV/AIDS tidak akan menular hanya karena interaksi fisik biasa, seperti bersalaman atau sentuhan biasa,” jelas dr. Bulan.

Lanjut dia, orang dengan HIV/AIDS kerap mendapat perlakuan buruk dari masyarakat. Bahkan ada kasus dimana ibu hamil penderita HIV/AIDS harus melahirkan bayi dengan penyakit yang sama, padahal bayi yang dikandung ODHA masih berpeluang besar lahir dan tumbuh sehat. “Itu akibat rasa takut membuka diri akibat tekanan sosial,” imbuhnya.
Lagi kata dr. Bulan, pemeriksaan HIV kepada warga binaan ini sebagai upaya mengantisipasi penularan HIV. Dengan mengetahui data penderita, setidaknya pihak terkait dapat mengambil tindakan preventif untuk meminimalisir penyebaran virus ini.
“Masing-masing individu harus mencintai diri sendiri, peduli kepada tubuh dan kesehatan agar lebih waspada dan berhati-hati dalam bertindak, menghindari prilaku menyimpang yang pada akhirnya bisa berakhir buruk. Bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga berbahaya bagi orang lain. Mari bersama mengantisipasi penularan HIV/AIDS,” ajak dr. Bulan.
Pantauan media ini, acara diawali dengan penyematan pita oleh Kepala Dinas Kesehatan Sergai dan Syamsidar Barus dari komisi penanggulangan AIDS (KPA) kepada Kapolres Sergai AKBP Juliarman Eka Syahputra Pasaribu S.Sos,SIK,M.Si beserta jajarannya. Kemudian kegiatan dilanjutkkan dengan pemeriksaan HIV/VCT kepada warga binaan rutan polres yang dilakukan oleh Puskesmas perbaungan, Puskesmas Pangkalan Budiman dan Puskesmas Sialang Buah.
Masih di tempat yang sama, kepada awak media Syamsidar Barus menyampaikan kegiatan kali ini mengusung jargon “3 Zeroes”. Zero New HIV Infection, Zero Stigma and Discrimination. “Jauhi virusnya bukan orangnya. No stigma dan Diskriminasi pada ODHA,” pungkas Syamsidar Barus.**(Roni Roy)






















































