
PELALAWAN, SUARAPERSADA.com – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Wushu Junior dan Senior yang berlangsung selama 3 hari yang digelar oleh PengProv Wushu indonesia Riau tahun 2017 di Kota Pekanbaru, tepatnya di Komplek Pergudangan Avian yang berada di Jl.Siak ll berakhir manis untuk Pengcab Wushu Pelalawan berhasil membawa 8 Mendali yaitu, 2 mendali Emas,1 mendali Perak dan 5 mendali Perunggu.
Hal ini disampaikan Ketua umum wushu Indonesia kabupaten pelalawan (H.Tengku Muklis) melalui ketua Harian wushu Pelalawan, Merphin Butar-butar dan didampingi Sekretaris, Bendahara, Binpres, sekaligus para pelatih Pengcab Wushu Pelalawan, di Pekanbaru pada hari minggu sore (27/08/17).
“Mendali Emas 2 orang yaitu Kelas 65 kg Junior Putra atas nama Hengki dan Kelas 60kg Senior putra atas nama Nelson Sianturi, Mendali Perak 1 orang yaitu Kelas 60kg Junior putra atas nama Ade Berson Sinaga, Mendali Perunggu 5 orang yaitu Kelas 45kg Junior atas nama BAGAS, Kelas 48kg Junior atas nama Samuel Simangunsong, Kelas 52 Junior atas nama Eblon Deo Sitompul dan di Kelas 48kg putri atas nama Mega Rahmadani Sinaga serta Kelas 52kg atas nama Risnawati,” ucap Merphin.
“Saya berharap atlet Pelalawan dan para pelatih agar lebih menambah pola latihannya, khusus buat para atlet tetap semangat, sehingga dapat mengharum kan nama Kabupaten Pelalawan dan Provinsi Riau pada ajang Nasional nantinya. Bagi Atlet yang belum memperoleh mendali janganlah berkecil hati dan bagi atlet yang berhasil memperoleh mendali jangan pula sombong, tetap merendah karena ajang Kejurda ini belum ada apa-apanya,” tutup Merphin mengakhiri.
Kepada suarapersada.com salah seorang atlet peraih mendali Emas mengungkapkan terimakasi kepada para pelatih yang telah membimbingnya. “Pelatih selalu mengajar kan kami yang terbaik, dan kami berterima kasih terhadap pelatih yang tak bosan mengajari kami. Meskipun di setiap latihan kami sering di marahi, dibentak, bahkan di tampari. Tetapi semua sistem latihan yang keras itu membuat kami kuat dan tidak cengeng untuk menghadapi lawan-lawan kami di atas ring, dan kami tau itu semua dilakukan demi kebaikan kami,” ucap Atlet itu.
Sementara salah seorang pelatih Wushu Pelalawan saat diwawancarai mengatakan,“Kita akan selalu siap menghadapi ajang pertandingan meskipun waktu yang di berikan seminimal mungkin, memang kita selalu melatih dengan sistem yang keras akan tetapi semua itu kita lakukan demi kebaikan atlet kita nanti nya. Supaya atlit kita slalu siap, kuat, displin dalam menghadapi pertandingan seperti kita ketahui ini ajang pertarungan bukan lomba nyanyi,” ucapnya.
“Kita akan berlatih lebih keras lagi untuk menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas), supaya atlet kita berhasil nanti nya di ajang tersebut,” pungkasya.**(DIR)






















































