Pengamanan Idul Adha 1438 Hijriah, Polda Sumut Siagakan 2320 Personel

0
1043
Kabid Humas Polda Sumut, Komisaris Besar (Kombes) Pol Rina Sari Ginting

MEDAN, SUARAPERSADA.com – Polda Sumut menyiagakan 2320 personel untuk mewaspadai aksi teror dalam rangka menyambut Idul Adha 1438 Hijriah pada Jumat (01/09).

“Kita mengedepankan kegiatan pre-emtif, preventif dan penegakan hukum, didukung dengan kegiatan Deteksi Dini guna mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif, aman, tertib dan lancar, sebelum, pada saat maupun pasca perayaan Idul Adha 1438 H,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting kepada wartawan, Selasa (29/08).

Ia mengatakan pengamanan dilaksanakan terhitung mulai tanggal (TMT) 31 Agustus s/d 03 September 2017 dengan tema Rencana Pengamanan Idul Adha,

“Terjaminnya keamanan dan keselamatan seluruh masyarakat di wilayah Provinsi Sumatera Utara dalam melaksanakan rangkaian kegiatan perayaan Idul Adha 10 Djulhijjah 1438 H yang meliputi kegiatan Takbir Akbar (Takbiran Keliling), ibadah sholat Idul Adha, penyembelihan hewan kurban dan pembagian daging kurban serta kegiatan lainnya,” terangnya.

Juru bicara Polda Sumut ini mengatakan, aksi terorisme merupakan tindakan kejahatan yang diwaspadai Polda Sumut, lebih rinci, ia menjelaskan ada tiga hal gangguan teror yang diantisipasi mulai dari penyebaran isu SARA mengenai benturan antara umat muslim dan umat nasrani yang melaksanakan ibadah.

Kemudian, asi teror oleh kelompok tertentu dengan modus menempatkan benda berupa bungkusan / kotak yang didesain sedemikian rupa menyerupai paket Bom dilokasi – lokasi tempat yang digunakan untuk sholat Idul Adha, lokasi pemotongan dan pembagian daging kurban,dan dilokasi pekarangan Gereja maupun di dalam Gereja.

Dan yang terakhir, peledakan bom bunuh diri oleh kelompok tertentu di lokasi mesjid dan di tempat – tempat lain pada saat takbiran dan sholat Idul Adha, serta dilokasi gereja dan tempat – tempat lain pada saat kegiatan ibadah umat nasrani.‎

“Untuk mengantisipasi hal itu kita lakukan pengamanan dengan sasaran pengamanan orang atau masyarakat yang beribadah, dan juga sarana prasana tempat masyarakat melaksanakan kegiatan ibadahnya,” imbuhnya.

Dirinya berharap dengan adanya pengamanan ini menjadi jaminan stabilitas kamtibmas yang mantap dan kondusif serta ketertiban dan kelancaran lalu lintas, serta terjaminnya perasan aman dan nyaman warga masyarakat.**Win

Tinggalkan Balasan