Penembak Jitu Disiagakan di Sejumlah Titik Rawan

0
500

MEDAN, SUARAPERSADA.com-Presiden Joko Widodo dijadwalkan membagikan Kartu Indonesia Sehat di Deliserdang dan menghadiri Kongres PKPI di Medan, Sabtu besok (17/04). Sebanyak 4.200 personel aparat negara di terjunkan untuk mengamankan kunjungan orang nomor satu ini.

“Pengamanan sudah sangat siap, sudah gladi kotor dan setelah sholat Jumat akan dilaksanakan gladi bersih dari mulai kegiatan awal, dari mulai turun pesawat sampai kompleks-kompleks nanti,” kata Panglima Kodam (Pangdam) I Bukit Barisan Mayjen Edy Rahmayadi usai melaksanakan  apel gelar pasukan pengamanan kunjungan Presiden di Lapangan Merdeka Medan, Jumat pagi (17/04).

Dia memaparkan, 4.200 personel yang terlibat dalam pengamanan kunjungan Presiden Jokowi ke Sumut terdiri dari prajurit TNI AD, TNI AL, dan TNI AU, di dukung aparat Polri.

Pasukan ini akan mengamankan kunjungan Presiden Jokowi ke lapangan PTPN III di Sei Karang Deliserdang, mulai dari Lanud Soewondo, Polonia, seluruh rute perjalanan, sampai ke depan Lapangan Benteng, Medan.

“Pada pukul 09.30 akan kembali juga sudah dicek sampai take off pesawat dari Pangkalan Udara Soewondo,” sebut Edy.

Sniper atau Penembak jitu juga disiagakan di sejumlah titik yang dinilai rawan. “Ada 6 Sniper yang disiapkan untuk menghadapi trouble di situ, sehingga semua bisa di antisipasi,” jelas Edy.

Ditanya mengenai kemungkinan adanya aksi unjuk rasa, Edy yakin hal itu tidak terjadi.

Menurutnya, tidak ada masalah yang bisa memicu demonstrasi di Sumut. Dia menghimbau masyarakat Sumut yang ramah menyambut Presiden Jokowi dengan rasa kekerabatan.

Sementara Kapolda Sumut Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo kepada suarapersada.com menyatakan pihaknya tetap mengantisipasi adanya aksi unjuk rasa.

“Kita antisipasi. Kalau mereka melakukan unjuk rasa anarki, akan kita tindak tegas karena ini presiden, akan kita amankan nomor satu,” ucapnya.
Dalam kunjungan presiden, akan ada rekayasa lalu lintas.

“Seperti kata Pangdam, masyarakat akan turun ke jalan menyambut presiden, pasti kita amankan,” pungkas Eko. **Win

Tinggalkan Balasan