Pelayanan MPP Pekanbaru Libur Sementara

0
126
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru Akmal Khairi

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com- Untuk sementara pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru di tutup. Seiring libur bersama Hari Lahir Pancasila tanggal 1 Juni 2023 dan cuti bersama Hari Raya Waisak 2567 BE pada tanggal 2 Juni 2023. Demikian disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru Akmal Khairi, Rabu (31/5/2023).

Dikatakan Akmal, surat edarannya terkait libur dan cuti bersama sudah keluar, maka untuk sementara pelayanan mengikuti. Hari Kamis dan Jumat libur nasional dan cuti bersama, Sabtu dan Minggu libur akhir pekan. Untuk itu, pelayanan kita buka lagi mulai 5 Juni mendatang, ucapnya.

Percepatan pemulihan pelayanan publik pasca kebakaran yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, mendapat apresiasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Karena pasca terbakarnya gedung utama MPP beberapa waktu lalu, kini pelayanan perizinan dan non perizinan sudah kembali normal. Masyarakat bisa mengaksesnya di gedung C MPP atau tepatnya di sebelah kiri gedung utama MPP yang terbakar

“Jadi kemarin kita dikunjungi salah satu Deputi Pelayanan Kemenpan RB. Beliau melihat keberadaan MPP, mereka juga merasa kaget dan heran, ternyata Pekanbaru tak seperti yang dibayangkan. Pelayanan sudah ada (pasca kebakaran) dan sama dengan kabupaten lain,” ujarnya.

“Artinya, MPP tidak kalah dengan kabupaten/kota lain. Sebelum gedung utama terbakar, kita punya sarana dan prasarana yang luas, kitalah yang terlengkap dan terbaik. Untuk saat ini, kita masih bisa bersaing (memberikan pelayanan terbaik),” ulasnya.

Lebih lanjut Akmal menjelaskan, untuk saat ini sudah ada 20 tenan pelayanan yang bergabung di MPP gedung C dan ini sudah full. Puluhan tenan tersebut di luar dari DPMPTSP dan Disdukcapil.

“Kita akan berangsur membuat pelayanan seperti digitalisasi, sehingga masyarakat tidak harus datang ke MPP. Sekarang inikan sudah ada arahan dari Presiden Jokowi untuk sistem pelayanan agar ke digitalisasi. Hanya saja masyarakat Pekanbaru heterogen, ada yang bisa gunakan IT dan tidak, jadi inikan keterbatasan kita juga. Tapi kita akan berupaya ke depannya agar pelayanan dilakukan secara digitalisasi, sehingga bisa dimana saja berurusan,” pungkasnya (jsR)

Tinggalkan Balasan