MEDAN, SUARAPERSADA.com – Delapan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan dihukum oleh atasannya karena disebut-sebut lalai menjalankan tugas.
Kedelapan anggota Satpol PP itu dijemur di bawah tiang bendera di tengah terik matahari layaknya anak sekolah yang disetrap oleh gurunya.
Menurut salah satu petugas Provost Satpol PP yang berjaga di gerbang depan Balai Kota Medan, kedelapan temannya itu dihukum karena asik bermain handphone saat menjalankan tugas.
Kebetulan, saat tengah bermain HP, Kasat Pol PP Kota Medan, M Sofyan datang ke balai kota.
“Mereka main HP di portir (dekat pintu masuk). Kebetulan pak Kasat datang,” kata petugas yang tengah memegang handytalky itu kepada wartawan, Jumat (03/02).
Kesal melihat ulah anggotanya yang main-main saat menjalankan tugas, Sofyan langsung marah. Ia kemudian memerintahkan kedelapan anggotanya yang terdiri dari empat wanita dan empat laki-laki itu berjemur.
“Sudah bolak-balik dinasehati mereka. Tapi enggak juga mendengar. Tadi langsung dihukum,” kata petugas Satpol PP tersebut.
Sementara menurut sumber lainnya, sanksi yang diberikan itu lantaran para Satpol PP luput memantau masuknya gelandangan dan pengemis (gepeng.. red) masuk ke Balai Kota.
“Bukan karena main HP, tapi gepeng masuk mereka tidak lihat. Naasnya ketika gepeng masuk, Kasatpol PP datang. Ya kena hukum lah mereka,” terangnya yang tak berkenan namanya di sebut.
Dari pantauan suarapersada.com, anggota Satpol PP yang dijemur itu mulai keringatan. Apalagi, kondisi cuaca tengah terik dan sangat menyengat.**Win






















































My brother suggested I might like this website.
He was totally right. This post truly made
my day. You cann’t imagine simply how much time I had spent
for this information! Thanks!
I love reading an article that will make men and women think.
Also, thanks for allowing me to comment!