DUMAI, SUARAPERSADA.com – Suasana memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) hari Jumat 1 Mei 2015 lalu usai dirayakan Buruh se dunia dengan damai tanpa aksi demo. Namun ternyata tadi pagi (Senin 4/5) sekitar pukul 08.30 Wib, salah satu organisasi buruh di Kota Dumai, yakni F-SPTI – K-SPSI Cabang Dumai, ehh….! masih tampak ramai-ramai melakukan aksi turun kejalan dan long march di Jalan Jenderal Sudirman – Jalan Sultan Syarif Kasim hingga menuju Kantor Disnakertrans Kota Dumai.
Mengetahui kenapa aksi long march ramai-ramai lagi dilakukan, sementara hari buruh sedunia sudah berlalu dan buruh se Kota Dumai pun sudah melakukan kegiatan rakyat bersama pada hari minggu kemarin (3/5-red), suarapersada.com pun mencoba menggali keterangan dari pengurus F-SPTI – K-SPSI.
Disela-sela aksi ramai-ramai dilakukan anggota F-SPTI – K-SPSI menyambangi Kantor Disnakertrans Pemko Dumai tadi pagi, Ketua F-SPTI – K-SPSI Cabang Dumai Nurdin Budin, melalui Sekretarisnya Cassarolly Sinaga SH kepada suarapersada.com mengakui dan menjelaskan, bahwa kedatangan anggotanya ke Disnakertrans katanya bukan untuk melakukan aksi unjuk rasa, melainkan hanya mengingatkan dan meminta ketegasan Kadisnakertrans Pemko Dumai untuk tidak terpengaruh dengan pihak yang datang dan mengaku sebagai organisasi yang sama (SPTI – SPSI) tandingan.
“Kami hanya meminta ketegasan kembali dari Kadisnakertrans Pemko Dumai Drs Amiruddin, agar F-SPTI – K-SPSI Cabang Dumai dibawah kepemimpinan Nurdin Budin,adalah organisasi yang sah dan terdaftar di Disnakertrans Pemko Dumai,” ujar Cassarolly.
“Sedangkan bagi Kelompok SPTI – SPSI illegal dibawah kepemimpinan Khairuddin, yang sampai saat ini belum atau tidak tercatat/terdaftar di kantor Disnakertrans Pemko Dumai,sesuai dengan UU No 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh untuk tetap tidak diakui”, imbuh Cassarolly menjelaskan, sembari mengakui kalau Kadisnakertrans, Amiruddin dihadapan Komisi I DPRD Dumai saat dengar pendapat belum lama ini sudah menyebut organisasi yang sah dan terdaftar adalah F-SPTI – K-SPSI Cabang Kota Dumai dibawah ke pemimpinan/Ketuanya Nurdin Budin.
Menurut Cassarolly dalam pertemuan mereka dengan Amiruddin tadi pagi meminta Kadisnakertrans (Amiruddin-red) untuk lebih tegas dan tekat bulat mengakui hanya organisasi dibawah kepemimpinan Nurdin Budin yang sah dan terdaftar, dihadapan mereka (pengurus/anggota F-SPTI – K-SPSI-red) kata cassarolly. “Amiruddin sudah mengakuinya dengan tegas,” tandasnya.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, organisasi SPTI – SPSI yang dituding organisasi tandingan dan illegal oleh kepengurusan Nurdin Budin belum lama ini mengakui dirinya sebagai organisasi yang sah dan mencoba melakukan aktivitas bongkar muat di Kota Dumai mendapat reaksi keras dari kepengurusan Nurdin Budin.
Berangkat dari hal itu timbul permasalahan diantara mereka hingga persoalan tersebut dibawa ke meja Komisi I DPRD Kota Dumai. Namun saat itu Komisi I DPRD diketahui tidak mengakomodir pengakuan organisasi tandingan itu untuk diakui sebagai organisasi yang sah.
Dalam pertemuan kedua pihak organisasi itu, anggota Komisi I DPRD, Samuel Turnip SH saat itu menyampaikan bahwa permasalahan dimaksud merupakan internal organisasi agar diguat melalui Pengadilan saja, demikian arahan Samuel Turnip saat itu.**Tambunan





















































