PEKANBARU, SUARAPERSADA.com- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pekanbaru, Krismat Hutagalung, STh, MH meminta kepada Camat dan Lurah agar merespon dan melaksanakan perintah Pejabat (Pj ) Walikota Pekanbaru, Muflihun, S,STP terkait penanganan banjir dan sampah di wilayah masing-masing.
Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kota Pekanbaru dari Daerah Pemilihan II (Rumbai dan Rumbai Barat) ini menegaskan, seharusnya Lurah dan Camat langsung respon/aktif dan laksanakan instruksi (Pj) Wali Kota itu. Langsung koordinasi dengan RT/RW setempat untuk mencarikan solusi. Misalnya dengan gotong- royong dan memotivasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan,
sebut Krismat Hutagalung, Jumat (22/9/2023).
Dikatakan Krismat, masalah banjir dan sampah merupakan salah satu program prioritas Pj Walikota Pekanbaru. “Jadi kalau Lurah dan Camat tidak tanggap, untuk apa dipertahankan, siapapun itu copot saja,” tegas nya.
Saat ini telah memasuki musim penghujan, jadi Lurah dan Camat harus turun langsung ke lokasi rawan banjir dan tumpukan sampah. Berikan atensi terhadap program Pj Walikota Pekanbaru. “Kita akan awasi kinerja mereka (Lurah dan Camat-red). Jika tidak ada aksi dan reaksi kita akan protes kepada Pj Walikota, supaya Lurah dan Camat nya di evaluasi,” tegas nya.
Ditanya, terkait Jalan Damai Kelurahan Palas Kecamatan Rumbai yang merupakan Dapil nya, yang saat menjadi langganan banjir, bahkan Sekolah Dasar Negeri (SDN)179 yang selalu terendam banjir. Namun belum ada langkah- langkah konkrit dari pemerintah setempat untuk menanggulangi nya.
Menurut politisi Partai Hanura ini, khusus wilayah Kelurahan Palas kita harus lihat juga letak geografis nya. Daerah tersebut masih banyak tanah kosong, dan parit yang kurang terurus, sehingga rentan terjadi tumpukan sampah.
“Nah disinilah perlunya peran aktif Camat khususnya Lurah untuk memotivasi masyarakat agar budaya gotong-royong di aktifkan kembali. Sementara untuk pembersihan parit besar atau anak sungai bisa menggunakan alat berat dengan melakukan koordinasi dengan OPD terkait dalam hal ini Dinas PUPR Pekanbaru, terang Krismat Hutagalung.
Terkait Jalan Damai Kelurahan Palas kata Krismat Hutagalung, banjir terjadi karena beberapa faktor. Antara lain, drainase kurang berfungsi serta air limpahan dari jalan Siak II. Kami melihat sendiri kondisi Jalan Damai saat hujan deras turun, jalan tergenang air sekitar 100 meter, bahkan air masuk ke pemukiman masyarakat. Parahnya lagi SDN 179 menjadi langganan banjir yang berakibat terganggunya proses belajar mengajar.
“Nah disinilah perlunya peran aktif pemerintah setempat,” harapnya.
Ia menambahkan, setiap melakukan reses maupun hari-hari biasa pihaknya selalu menerima aspirasi masyarakat, baik terhadap pelayanan kesehatan, pendidikan, ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Aspirasi masyarakat kita tindak lanjuti dan langsung kita sampaikan kepada pemerintah kota Pekanbaru. Dan Pemko Pekanbaru tetap merespon yang tentunya disesuaikan dengan kemampuan anggaran, ujar nya.
“Saat ini Jalan Damai sudah dilakukan perbaikan dengan tambal sulam, begitu juga dengan pemasangan gorong-gorong di jalan Getsemani Pastoran,” sebut Krismat Hutagalung.(jsR)






















































