Kepala Daerah Banyak Masuk Buih, Warga Medan Trauma Memilih

0
391

MEDAN, SUARAPERSADA.comPilkada Serentak di Kota Medan hari ini tak disambut warga dengan antusias. Hingga menjelang pukul 11.00 WIB, sejumlah TPS masih tampak sepi.

Aktivitas di pasar juga berlangsung normal pada libur nasional ini. Di Pasar Petisah, hanya sekitar 10 persen dari 2.000-an pedagang yang tidak berjualan. Sejumlah pedagang mengaku sengaja tidak mencoblos.

“Enggak mencoblos, jualan dululah,” kata Aritonang salah satu pedagang sayur manyur kepada suarapersada.com

Ditanya alasannya tidak memilih, dia yang sering disapa Tonang, mengaku kecewa dengan pilihan yang pernah dibuatnya.

“Malas milihnya lae, sudah capek milihnya. Nanti dua minggu terpilih masuk penjara dia, tiga minggu masuk penjara lagi. Jadi dah malas milihnya,” sambung tonang.

Pedagang lainnya, Marbun, mengaku tidak memilih karena menurutnya tidak ada kandidat yang berkarakter bagus. Dia juga khawatir pengalaman di pilkada-pilkada sebelumnya terulang.

“Tidak ada karakter yang bagus lah lae. Sudah terpilih tidak becus, malah nantinya menyusahkan masyarakat. Cuma janji. Bagus enggak usah milih,” katanya.

Dua Wali Kota Medan, Abdillah dan Rahudman Harahap, memang masuk bui karena kasus korupsi saat masih menjabat. Begitu juga dua Gubernur Sumut, Syamsul Arifin dan Gatot Pujo Nugroho demikian juga dengan DPRDnya.

Kepala daerah dan mantan kepala daerah lain di Sumut juga sudah banyak yang terjerat perkara korupsi. Pilkada Kota Medan hanya diikuti dua pasang calon, yaitu pasangan nomor urut 1, T Dzulmi Eldin-Akhyar Nasution, dan pasangan nomor urut 2, Ramadhan Pohan-Eddie Kusuma. Mereka akan memperebutkan 1.985.096 suara pemilih yang terdata dalam DPT.

T Dzulmi Eldin-Akhyar Nasution diusung PDIP, Golkar, NasDem, PKS, PKPI, PAN dan PBB. Sementara itu, Ramadhan Pohan-Eddie Kusuma didukung Partai Demokrat, Gerindra dan Hanura.

Dzulmi Eldin merupakan calon petahana karena sebelumnya dia menjabat Wali Kota Medan. Sementara Ramadhan Pohan adalah mantan anggota DPR yang juga elite Partai Demokrat.**Win

Tinggalkan Balasan