Janji “Asbun” PLN

0
607

MEDAN, SUARAPERSADA.com – Saat masyarakat Muslim di Kota Medan tengah melaksanakan ibadah puasa, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) justru mematikan lampu secara mendadak tanpa ada alasan yang jelas. Kondisi ini tentu membuat warga geram dan resah. Pemadaman listrik nyaris terjadi di semua sudut kota Medan. Seperti di kawasan Belawan, Marelan, Martubung, Medan Kota, Medan Selayang, Medan Tuntungan dan beberapa kawasan lain.

Ternyata janji PLN lewat media tentang tidak ada pemadaman listrik saat ibadah Ramadan 2015 hanya asbun (asal bunyi saja).

“Jika dilihat dari psikologi publik, sungguh pihak PT PLN tidak cerdas tanpa mengantisipasi sebelumnya dan jangan sepihak mematikan lampu secara mendadak. Banyak publik menilai, kinerja pihak PLN sudah sangat keterlaluan tanpa memikirkan waktunya umat Muslim melaksanakan ibadah,” kata Direktur Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen (LAPK), Farid Wajdi, kepada wartawan, Minggu sore (21/06).

Seharusnya, lanjut Farid, pihak PLN dari jauh-jauh hari sudah melakukan evaluasi ke lapangan, dan mempersiapkan sistem pelayanannya. Hendaknya pula pihak manajemen PT PLN Wilayah Sumatera Utara dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dapat memberikan kerja nyata dalam mengatasi listrik agar tidak mati disaat masyarakat melaksanakan ibadah di bulan Ramadan.

“Merujuk pada pengaduan masyarakat, sejak Ramadan pertama sampai ke empat telah terjadi pemadaman listrik di pelbagai wilayah. Disebutkan sebelumnya, PT PLN dihadapan Wakil Gubsu ingin fokus meniadakan pemadaman demi kepentingan masyarakat luas, termasuk dengan cara menyediakan mesin genset sebagai cadangan. Tetapi fakta berkata lain, pemadaman listrik justru membuat masyarakat tidak bisa menikmati listrik lebih baik,” paparnya.

Menurut dia, peringatan dari Wagubsu, Tengku Erry Nuradi, saat mengunjungi kantor PT PLN (Persero) Wilayah Sumut Jalan Yos Sudarso Medan, beberapa waktu lalu, tak lebih dari sekadar angin sepoi-sepoi saja.

“Untuk itu diminta kepada Direksi PT PLN untuk meningkatkan keandalan seluruh pembangkit dan transmisi yang dimiliki PLN agar tidak terjadi pemadaman listrik. Pemerintah Provinsi juga harus mengawal kebijakan pemadaman listrik ke depannya harus nihil,” terangnya.

Jika pemadaman terus terjadi, perlu dipertanyakan efektivitas pelayanan PT PLN yang sudah menyediakan 134 genset dengan daya tegangan tinggi yang tersebar di 8 area se-Sumut, yakni Medan, Binjai, Lubuk Pakam, Pematangsiantar, Rantauprapat, Padang Sidempuan, Sibolga dan Nias.**Win

Tinggalkan Balasan