PEKANBARU, SUARAPERSADA. com- Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pekanbaru akan membuat aplikasi Sistim Informasi Kawasan Pemukiman Kota Pekanbaru (SIKAPKU). Aplikasi ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan infrastruktur dilingkungan masyarakat secara ril, berikut urgensinya. Apakah kebutuhan mendesak atau rusak berat, ringan atau sedang. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perkim Pekanbaru, Melalui Kepala Bidang (Kabid) Kawasan Pemukiman Dinas Perumahan Pemukiman (Perkim) kota Pekanbaru, Suryana Hakim, Senin (10/2).
Dijelaskan Suryana Hakim, aplikasi ini merupakan upaya Dinas Perkim Pekanbaru untuk memberikan data terbaru (ril) tentang kondisi kawasan Permukiman kota Pekanbaru. Nantinya aplikasi ini selain mempermudah pemantauan kondisi wilayah hingga ketingkat RT. Juga akan diberikan kepada pihak pemerintah pusat dalam hal ini kementerian Pekerjaan Umum. Karena data kota Pekanbaru yang dimiliki Kementerian Pekerjaan Umum masih data tahun 2016 silam.
Sementara saat ini telah banyak pemekaran kelurahan, yang tentunya diiringi dengan pemekaran RW/RT. Dicontohkannya, saat ini Pekanbaru sudah memiliki 83 kelurahan dan mencapai 3.000 RT. Hal tersebut tentunya sangat mempengaruhi terhadap pelaksanaan pekerjaan pembangunan, saat Kota Pekanbaru mendapat bantuan atau kucuran dana dari pemerintah pusat, paparnya.
Dikatakan Suryana, pembuatan aplikasi SIKAPKU masih dalam proses, diharapkan bisa selesai dalam tahun 2020. Saat ini yang sudah terdata sebanyak 19 dari 83 kelurahan dan 140 RT dari 3.000 Rukun Tetangga. Nantinya setelah aplikasi ini rampung, akan dijadikan pedoman untuk memperrbaharui Surat Keputusan (SK) Program Kumuh kota Pekanbaru yang disesuaikan dengan progres pelaksanaan Kawasan Kumuh yang sudah tertangani seluas 91 hektare dari 113 hektare, urainya.
Lagi kata Kabid. Kawasan Pemukiman Dinas Perkim Pekanbaru ini, Pembuatan aplikasi SIKAPKU ini, pihaknya meminta kerjasama para ketua Rukun Tetangga (RT) untuk memberikan data yang benar tentang kondisi wilayah masing-masing. Sehingga kita tahu pembangunan apa yang dibutuhkan, ucapnya.
Suryana optimis, dengan memiliki data Update dan lengkap, Kementerian Pekerjaan Umum akan lebih mudah mengucurkan dana pembangunan untuk kota Pekanbaru.
Dia menambahkan, nantinya aplikasi SIKAPKU akan dibuka secara umum, termasuk kepada pihak perusahaan-perusahaan yang ada di Pekanbaru. Sehingga bisa mempermudah perusahaan dalam pelaksanaan program Corporate Social Respincibility (CSR), imbuhnya.(jsR)






















































