Indra Pomi Nasution : Pemko Pekanbaru Pedomani Master Pland  Dalam Penanggulangan Banjir Kota Pekanbaru

0
260

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com-
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Pekanbaru, Indra Pomi Nasution menjelaskan,
Pemerintah kota Pekanbaru terus melakukan berbagai terobosan dan program dalam rangka penanggulangan banjir di Kota Pekanbaru. “Dan Saat ini
kita sudah memiliki masterpland, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang,” terang Indra Pomi Nasution di kantornya, Senin (14/11/2022).

Untuk diketahui kata Indra Pomi, di kota Pekanbaru terdapat sekitar 18 aliran sungai besar sebagai penampung air. Antara lain: Sungai Siak, Sungai Batak, Sungai Sail dan sungai di Cipta karya yang mengalir ke Sungai Kampar.

Khusus untuk Sungai Sail yang sesungguhnya merupakan kewenangan pemerintah pusat, tetapi karena daerah aliran sungai itu berada di wilayah kota Pekanbaru. Ditambah lagi disekitar aliran sungai terdapat perumahan penduduk dan sangat terpengaruh dengan kondisi sungai Sail. Maka Pemko Pekanbaru ikut berperan dalam penanganan sungai Sail, ucapnya.

Dikatakan Indra Pomi, belum lama ini, Pemko Pekanbaru melalui Dinas PUPR Pekanbaru bersama Badan Wilayah Sungai Sumatera (BWS) III telah melakukan perjanjian kerjasama dalam penanganan atau pemeliharaan sungai Sail.

Adapun isi surat perjanjian kerjasama tersebut antara lain : wilayah sungai Sail dari Harapan Raya hingga keatasnya merupakan wilayah kerja Pemko Pekanbaru untuk merawatnya. Sementara dari Harapan Raya hingga sungai Siak merupakan tanggung jawab BWSS III.

Menurut nya, bahwa Sungai Sail berpengaruh hingga 65 persen mengakibatkan banjir di wilayah bagian Selatan kota Pekanbaru. Jadi Sungai Sail itu harus ditangani secara khusus baik jangka pendek maupun jangka panjang. Antara lain, pembersihan, pelebaran dan pengerukan, serta membebaskan sempadan sungai sebisanya, terang Indra Pomi.

Selanjutnya untuk program jangka panjangnya, nantinya disisi kiri kanan sungai ( riverside) akan dibangun jalan infeksi atau taman. Dan rencana ini sudah kita tuangkan dalam masterpland banjir kota Pekanbaru, paparnya.

Ia menambahkan, jadi program jangka pendeknya adalah, melakukan pengerukan dan pembersihan secara rutin dan jangka panjangnya adalah menjadikan tepian sungai Sail sebagai tempat wisata, pungkasnya.***(jsR).

Tinggalkan Balasan