MEDAN, SUARAPERSADA.com – Tim DVI Polda Sumut sudah mengidentifikasi 16 jenazah korban bencana banjir bandang air terjun Dua Warna.
“Bertambah, Sudah 16 jenazah diidentifikasi,” kata seorang petugas di Posko Ante Mortem RS Bhayangkara Jalan KH Wahid Hasyim Medan, kepada wartawan, Rabu (18/05) sore tadi.
Berdasarkan pemantauan di Posko Ante Mortem, empat lain yang berhasil diidentifikasi yakni Siti Nuraida warga Jalan Yos Sudarso Glugur Kota, Medan, dan Ahmad Alhakim warga Pasar Sibubuan Padang Sidempuan. Kemudian, Ningsih Trivila warga Kerinci Jambi, dan Rizky Juliani warga asal Mandailing Natal (Madina).
Sebelumnya, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Medan Kombes Pol Farid Amansyah, mengatakan untuk mengantisipasi jenazah yang mulai membusuk, pihaknya melakukan pemeriksaan dengan mengambil sampel tes DNA dari anggota keluarga korban.
“Sampai saat ini kondisi jenazah korban banjir bandang sudah mulai proses pembusukan. Tapi kita sudah mengambil sampel DNA dari keluarga korban. Ya semoga keempat jenazah ini bisa kita identifikasi seperti jenazah lainnya,” tandasnya.
Sementara itu tim gabungan hingga Rabu masih terus melakukan pencarian di areal TKP banjir bandang di Sibolangit. Belum ada penambahan temuan korban dari lokasi pencarian hingga sore tadi.**Win





















































